logo


China Peringatkan Kanada Tak Ikut Campur Soal Hong Kong

China mengancam Kanada untuk tidak menginterfensi masalah Hong Kong

5 Juli 2020 06:45 WIB

Justin Trudeau
Justin Trudeau Ist

OTTAWA, JITUNEWS.COM - China memperingatkan Kanada untuk tidak turut memberikan komentar atau pun kritikan terkait masalah Hong Kong. Peringatan tersebut meningkatkan ketegangan hubungan bilateral kedua negara tersebut.

Pada Jumat lalu, Presiden Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa pihaknya menghentikan kesepakatan ekstradisi dengan Hong Kong karena adanya pemberlakuan Undang-undang Keamanan Nasional baru yang diterbitkan oleh China. Menteri Luar Negeri Kanada menyebut hal tersebut mengancam kemerdekaan Hong Kong.

Kedutaan Besar China di Ottawa menyebut Kanada berupaya mengintervensi masalah dalam negeri China.


Cemas dengan Peningkatan Kasus Covid-19, Puluhan Diplomat AS Tinggalkan Arab Saudi

"Beberapa negara barat, termasuk Kanada, telah ikut campur dalam permasalahan Hong Kong dengan alasan Hak Asasi Manusia, yang sangat melanggar hukum internasional dan norma dasar hubungan internasional," ujar salah satu juru bicara Kedubes China di Ottawa, dikutip dari Reuters pada Minggu (5/7).

China telah memberlakukan Undang-undang Keamanan Nasional baru untuk Hong Kong pada pekan ini, dimana hal tersebut menuai aksi protes dari sejumlah warga Hong Kong dan kecaman dari negara-negara barat.

Sementara itu, pejabat pemerintahan Hong Kong mengaku sangat kecewa dengan keputusan Kanada yang menghentikan kesepakatan ekstradisi mereka.

Seperti diketahui, ketegangan dalam hubungan China dan Kanada telah meningkat sejak 2018 lalu, saat Kanada menangkap dan menahan salah satu petinggi Huawei, Meng Wangzhou, atas permintaan Amerika Serikat.

TikTok Mengaku Pemerintah China Tak Pernah Minta Data Penggunanya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×