logo


Korea Utara Sebut Pertemuan dengan Donald Trump Tak Perlu Dilakukan

Korea Utara menilai pertemuan dengan AS hanyalah sebuah alat politik Trump

4 Juli 2020 13:13 WIB

Kim Jong Un dan Donald Trump seharusnya berunding kembali sebelum negara-negara lain ikut dirugikan
Kim Jong Un dan Donald Trump seharusnya berunding kembali sebelum negara-negara lain ikut dirugikan Lelemuku

SEOUL, JITUNEWS.COM - Korea Utara menyatakan bahwa pertemuan dengan Amerika Serikat tidak perlu dilakukan. Mereka menilai hal tersebut hanyalah sebuah alat politik bagi Donald Trump.

Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son Hui mengatakan bahwa negosiasi antara Pyongyang dengan Washington tidak akan pernah berhasil dan tidak akan pernah ada perubahan pada kebijakan Korea Utara.

"Kami merasa tidak perlu untuk duduk saling berhadapan dengan AS, karena hal tersebut tidak berkaitan dengan dialog AS-Korea Utara dan hanyalah sebuah alat untuk mengendalikan krisis politiknya," ujar Choe dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters pada Sabtu (4/7).


China Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan, AS Kirim Dua Kapal Induk

Hal tersebut ia sampaikan menyusul seorang perwakilan AS, Stephen Biegun akan mengunjungi Korea Selatan pada pekan depan guna membahas mengenai masalah Korea Utara.

Pada Rabu lalu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan bahwa Donald Trump dan Kim Jong-un harus mengadakan pertemuan sebelum AS menggelar pemilihan presiden pada bulan November mendatang, guna membahas mengenai kelanjutan negosiasi nuklir yang sempat terhenti.

Sementara itu, mantan penasihat keamanan nasional AS, John Bolton, pada Kamis (2/7) memperkirakan Trump kemungkinan akan menggelar pertemuan mendadak dengan Kim Jong-un sebelum pemilu.

Terdampak Pandemi, Air France PHK 6500 Karyawan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×