logo


Terdampak Pandemi, Air France PHK 6500 Karyawan

Salah satu maskapai milik perusahaan penerbangan terbesar kedua di Eropa, Air France dikabarkan akan segera mengurangi jumlah karyawannya hingga lebih dari 6500 pegawai

4 Juli 2020 12:52 WIB

Air France
Air France istimewa

PARIS, JITUNEWS.COM - Perusahaan maskapai terbesar kedua di Eropa, Air France-KLM, berencana melakukan pengurangan karyawan 6,560 pada Air France dan 1,020 pada maskapai Hop!.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan mengatakan bahwa "pemulihan tampaknya akan sangat lambat karena adanya ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi Covid-19".

Selain itu, mereka menyatakan bahwa adanya pencabutan pembatasan perjalanan dan perubahan permintaan pelanggan menimbulkan dampak kekhawatiran.


Tak Masuk Daftar 'Hijau' Aturan Karantina Inggris, Portugal: Sangat Tidak Adil

Dilansir dari BBC pada Sabtu (4/7), Perusahaan tersebut mengalami penurunan pendapatan hingga 95 persen dimana Air France mengalami kerugian sebesar € 15 juta setiap harinya.

Air France juga memperkirakan bahwa aktifitas mereka tidak akan kembali seperti sebelum terjadinya pandemi hingga tahun 2024 mendatang.

"Air France dan Hop! tengah berupaya untuk mengimplementasikan rencana yang memberikan prioritas (bagi karyawan) untuk mengajukan pensiun dini," ujar pernyataan perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, serikat pekerja dan sejumlah staf menggelar aksi protes di beberapa lokasi di Perancis pada Jumat (3/7), termasuk di luar kantor perusahaan yang terletak tak jauh dari bandara Roissy-Charles de Gaulle, di Paris.

China Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan, AS Kirim Dua Kapal Induk

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×