logo


Blak-blakan, Erick Thohir Beberkan Alasan Maraknya Skandal Korupsi di BUMN

Menurutnya, banyak direksi yang memainkan dua peran antara ekonomi dan pelayanan publik, serta mencampuradukkan keduanya.

4 Juli 2020 07:30 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara mengenai penyebab kasus korupsi di perusahaan pelat merah. Menurutnya, banyak direksi yang memainkan dua peran antara ekonomi dan pelayanan publik, serta mencampuradukkan keduanya.

"BUMN dulunya memegang peran ganda untuk memenuhi nilai ekonomi dan pelayanan publik. Tetapi problemnya karena ini garis merahnya tidak jelas, akhirnya para direksi sendiri mencampuradukkan antara penugasan dan bisnis yang benar," kata Erick dalam diskusi virtual yang digelar oleh Kingdom Business Community, Kamis (2/7).

Erick menyebut sudah ditemukan 53 kasus korupsi di BUMN beberapa tahun belakangan akibat peran ganda yang dilakukan oknum direksi tak bertanggung jawab.


Blak-blakan, Ahok Sempat Ingin Punya Hotel dan Resor Saat Dipenjara

Dia menekankan BUMN saat ini sedang memetakan perusahaan yang fokus ke profit. Begitu juga dengan perusahaan yang fokus ke pelayanan publik.

Erick memberi contoh Telkom dan Bank Mandiri berada di jalur bisnis. Sementara itu, Pupuk Indonesia, menyasar ke pelayanan publik.

“Supaya para direksi KPI (key performance indicator) jelas dan tidak ada iri-irian satu sama lainnya," jelasnya.

Selaku Menteri BUMN, Erick berjanji bakal menciptakan ekosistem yang sehat agar perekonomian Indonesia bisa lebih baik. Dia berkomitmen untuk tetap melaksanakan restrukturisasi dan konsolidasi dalam merampingkan BUMN.

"Kami tidak sempurna di BUMN. Kami terus melakukan restrukturisasi, konsolidasi dan tranformasi, jadi kita punya penugasan yang jelas dan sebagai korporasi," terang Erick.

Diketahui, Erick Thohir berhasil melangsingkan perusahaan BUMN dari sebelumnya 142 menjadi 107. Ia juga berencana untuk merampingkan lagi jumlah BUMN sampai tersisa 70 perusahaan saja. Selain itu, bisnis yang tak sejalan dengan core bisnis induknya akan ditutup.

Jadi Penampungan Politik, Fadli Zon Sebut BUMN Sapi Perah

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×