logo


Sebut Reklamasi Ancol Bukan Janji Politik Anies, Gerindra: Pahami Riwayatnya!

Syarief menyebut janji Anies menghentikan reklamasi sudah dipenuhi.

4 Juli 2020 08:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Suratkabar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Syarief turut angkat suara soal rencana reklamasi Ancol di Jakarta Utara. Menurutnya, rencana itu tak berkaitan dengan janji politik Gubernur DKI Anies Baswedan yang menolak pembangunan pulau buatan di Teluk Jakarta saat kampanye.

"Pahami riwayatnya. Beda janji politik menolak reklamasi Teluk Jakarta dengan Reklamasi yang di Ancol," kata Syarif, seperti dikutip dari Tagar, Sabtu (4/7).

Syarief menyebut janji Anies menghentikan reklamasi sudah dipenuhi. Dimulai dengan langkah Anies mencabut izin reklamasi di 13 pulau yang belum terbangun dan mengelola empat pulau yang telah terbangun. Rencananya, ada 17 pulau reklamasi di Teluk Jakarta yang diberi nama dengan huruf A sampai L.


Ahok Diisukan Jadi Menteri, Ini Kata Gerindra

Sementara itu, reklamasi yang ada di dekat Ancol, yakni Pulau L dan K, telah dicabut. Sedangkan rencana perluasan Ancol saat ini adalah janji kerja sama antara DKI dengan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Reklamasi Ancol akan terbagi menjadi dua kawasan, yaitu barat dan timur. Pengembangan Dunia Fantasi ditempatkan di sisi barat. Untuk wisata komersial Ancol, berada di sisi timur.

"Yang bagian Timur nanti juga akan ada pantai yang bisa diakses gratis oleh warga," terang Syarif.

Pulau buatan yang dibangun di sisi barat seluas 35 hektare dan sisi timur 120 hektare. Di sisi Timur, telah terbangun 20 hektare perluasan lahan yang berasal dari material Lumpur hasil pengerukan 13 pulau di DKI.

Dalam hal ini, DKI bekerja sama dengan Pembangunan Jaya Ancol untuk program dumping site atau pembuangan hasil kerukan dari 13 sungai di Ibu Kota.

"Kerja sama itu telah dilakukan sejak gubernur Fauzi Bowo," tukasnya.

Beri Penjelasan Soal Reklamasi Ancol, Pemprov DKI: Ini untuk Kepentingan Publik

Halaman: 
Penulis : Iskandar