logo


Didemo soal Dugaan Hina Santri, Denny Siregar: Pakai Akal Lebih Berguna

Denny menyarankan kepada para demonstran agar mempelajari pasal-pasal sebelum membuat laporan.

3 Juli 2020 20:00 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pegiat media sosial, Denny Siregar menanggapi pelaporan sejumlah ormas, OKP, LSM dan pimpinan pondok pesantren di Kota Tasikmalaya terhadap dirinya.

Melalui cuitan Twitternya, Denny melontarkan sindiran kepada kelompok yang disebutnya kadrun. ”Kadrun ngamuk," tulis dia, Jumat (3/6).

Denny lantas menyarankan kepada para demonstran agar mempelajari pasal-pasal sebelum membuat laporan.


Tak Larang Demo di Musim Pandemi, Anies Baswedan Tekankan Protokol Kesehatan Dipatuhi

“Daripada sibuk demo, atau koar-koar di media sosial, mending bereskan dulu yg benar laporannya biar kuat pasalnya,” ujar Denny di cuitan selanjutnya.

“Jangan nanti alat bukti gak cukup, trus ditolak, eh koar-koar kalo gua dilindungi rezim lah dan sebagainya. Jangan biasakan pake massa untuk menekan, pake akal lebih berguna,” sambungnya.

Seperti diketahui, Denny melalui postingan akun Facebook, membuat tulisan yang dianggap menghina serta memfitnah para santri Tahfidz Alquran Daarul Ilmi pada tanggal 27 Juni 2020.

Sikap Denny itu memantik pihak yang bersangkutan untuk melaporkan dirinya ke polisi. Bahkan massa yang tergabung dalam Forum Mujahidin Tasikmalaya juga melakukan aksi demonstrasi di Polres Tasikmalaya.

Dilaporkan Terkait Unggahan 'Santri Calon Teroris', Denny Siregar: Jangan Pake Massa untuk Menekan

Halaman: 
Penulis : Iskandar