logo


Meski Kasus Covid-19 Meningkat, Jepang Tak Akan Kembali Berlakukan Lockdown

Jepang mengisyaratkan tak akan memberlakukan status darurat nasional meskipun menghadapi peningkatan kasus Covid-19

3 Juli 2020 14:30 WIB

Tokyo saat diberlakukan status darurat nasional akibat wabah Covid-19
Tokyo saat diberlakukan status darurat nasional akibat wabah Covid-19 Asia Times

TOKYO, JITUNEWS.COM - Jepang tidak akan memberlakukan kembali status darurat nasional guna menghentikan laju penyebaran virus Covid-19, meskipun jumlah kasus yang terjadi di Tokyo mengalami peningkatan belakangan ini.

Tokyo diketahui telah melaporkan 124 kasus tambahan pada Jumat (3/7) dan 107 pada Kamis (2/7), usai meningkatkan jumlah tes pemeriksaan terhadap para pekerja hiburan malam di distrik Shinjuku dan Ikebukuro.

Meskipun demikian, tingkat infeksi Covid-19 di Jepang masih berada jauh dibawah sejumlah negara lain, namun tetap saja meningkatnya kasus dan kemungkinan diberlakukannya kembali kebijakan pembatasan oleh pemerintah membuat para pelaku usaha khawatir.


Mutasi Virus Covid-19, Dr Fauci Sebut Virus Jadi Lebih Mudah Menyebar

Gubernur Tokyo, Yuriko Koike menyebut kotanya saat ini masih berada dalam situasi waspada meskipun tidak ada indikasi terjadinya peningkatan kasus yang signifikan.

"Kami akan mencegah penyebaran infeksi sekaligus tetap mempertahankan kehidupan seperti biasa," ujarnya dikutip dari Reuters pada Jumat (3/7).

Seperti diketahui, upaya pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19 membuat perekonomian Jepang mengalami resesi pada kuartal pertama tahun 2020 ini, dimana kontraksi terparah terjadi antara April hingga Juni.

Sementara itu, penetapan status darurat nasional memberikan kewenangan bagi pemerintah untuk memaksa warga masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah dan menutup tempat-tempat usaha.

AS Ikut Campur soal Hong Kong, China Siapkan Aksi Balasan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×