logo


Jokowi Marah, Peneliti LIPI Sebut Karena Kurang Sigapnya Eksekusi Para Menteri

Siti Zuhro menilai bahwa kemarahan Jokowi adalah hal yang wajar, mengingat Jokowi menaruh harapan yang sangat tinggi pada menteri-menterinya.

2 Juli 2020 19:00 WIB

Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro.
Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro. Jitunews/Bayu Erlangga

"Kita memasuki normal baru atau pola hidup baru tapi piranti untuk melakukan normal baru itu yang kurang. Karena prakondisi kita tidak siap secara matang," sebutnya.

Siti menyebut marahnya Jokowi karena melihat para menteri tidak sigap. Bahkan, bantuan yang digelontorkan ke masyarakat masih sedikit.

"Ekspektasi dari Presiden kepada para pembantunya, menteri, pimpinan dari lembaga itu adalah khususnya yang dibidang kesehatan ekonomi dan sebagainya sigap. Karena janji presiden luar biasa akan ada ratusan triliun untuk menanggulangi Covid ini begitu dicek kok baru berapa persen kecil sekali nggak sampai 5% ini ada yang salah kan gitu," pungkasnya.


Bantah Amien Rais, NasDem: Jokowi Ini Kan Nggak Pandai Bersandiwara

Siti menyebut Jokowi tidak hanya mengkhawatirkan meningkatnya penduduk miskin tapi juga meningkatnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Yang dikhawatirkan Pak Jokowi tidak hanya meningkatnya penduduk miskin dan pengangguran tapi juga akhirnya akan menggerus legitimasi pemerintah itu sendiri. Distrust publik akan meningkat di pemerintah," sebutnya.

"Ketika ada penilaian dari masyarakat ternyata pemerintah tidak bisa mengeksekusi program yang tangkas. Ini yang juga menurut saya mengapa lalu presiden keluar kata-kata kalau perlu reshuffle kalau perlu dibubarkan lembaga kalau perlu keluar perppu dsb jadi ingin ada trobosan," lanjut Siti.

AHY Diisukan Jadi Menteri, Demokrat: Tidak Perlu Kita Tanggapi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata