logo


SIKM Dinilai Tak Efektif Cegah Orang Masuk DKI, Menhub: Ditiadakan Saja Lah

SIKM dinilai percuma karena hanya berlaku untuk angkutan umum, tapi tidak untuk kendaraan pribadi

1 Juli 2020 19:51 WIB

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Perhububungan, Budi Karya Sumadi mengusulkan agar Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) dihapuskan. Pasalnya, SIKM dinilai tidak efektif untuk mencegah orang masuk DKI Jakarta.

"Tentang SIKM ini memang kewenangan Pemda DKI. Saya sudah memberikan catatan di gugus tugas agar itu sekalian ditiadakan saja," kat Budi Karya Sumadi saat Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Budi Karya Sumadi menilai SIKM percuma diberlakukan. Hal tersebut karena SIKM hanya berlaku untuk angkutan umum, namun tidak untuk kendaraan pribadi.


Rasio Tes Corona di DKI Jakarta Tinggi, Anies Sebut Telah Melampui Standar WHO

"Jadi memang percuma. Udara, kereta api, bus (diwajibkan) tapi darat tidak dilakukan," ujarnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan kebijakan untuk memutus rantai penyebaran corona dengan memberlakukan SIKM. Bagi masyarakat yang tidak memiliki SIKM tidak diperkenankan keluar atau masuk DKI Jakarta.

Sebut Kecolongan Terkait PPDB Berdasar Usia, Ombudsman Minta Anies dan Riza Turun Tangan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×