logo


Uni Eropa Kecam Keputusan Presiden Maduro yang Usir Dubesnya dari Venezuela

Keputusan Presiden Nicolas Maduro tersebut akan mengakibatkan Venezuela dikucilkan dari dunia internasional

1 Juli 2020 10:45 WIB

Bendera Uni Eropa
Bendera Uni Eropa istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Uni Eropa mengecam keputusan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro yang mengusir keluar perwakilan Uni Eropa disana. Uni Eropa juga meminta Karakas untuk mengkaji ulang keputusan tersebut.

"Uni Eropa jelas mengecam keputusan tersebut dan menyesalkan jika hal itu mengakibatkan Venezuela terisolasi dari dunia internasional," ujar 27 perwakilan negara anggota Uni Eropa dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters pada Rabu (1/7).

Pada kesempatan terpisah, Kepala Kebijakan Internasional Uni Eropa, Joseph Borrel, mengatakan bahwa pihaknya juga akan segera memanggil utusan Venezuela di Brussels. Dalam cuitan Twitternya, Borrel menyebut pihaknya akan mengambil langkah serupa.


Kasus Covid-19 Meroket, Fauci Sebut AS Perlu Berlakukan Lockdown Lagi

Pada Senin (29/6) awal pekan ini, Presiden Maduro meminta duta besar Uni Eropa, Isabel Brilhante Pedrosa untuk segera meninggalkan Venezuela dalam waktu 72 jam. Keputusan Maduro tersebut diambil usai Uni Eropa menjatuhkan sanksi perseonal kepada 11 pejabat pemerintahan Venezuela karena diduga menghalangi dibentuknya Majelis Nasional Venezuela.

"Saya telah memutuskan untuk memberi waktu 72 jam bagi duta besar uni Eropa untuk segera meninggalkan negara ini," ujar Maduro pada Senin (29/6) dalam sebuah siaran televisi di negara tersebut.

"Sudah cukup kolonialisme Uni Eropa melawan Venezuela," imbuhnya.

John Bolton Sebut AS Harus Segera Jatuhkan Sanksi Ekonomi kepada Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×