logo


Demo Tolak TKA China Gelombang Dua, Mahasiswa: Mereka Bukan Ahli!

TKA asal China gelombang dua dijadwalkan tiba hari ini, Selasa (30/6/2020)

30 Juni 2020 19:57 WIB

Ilustrasi demonstrasi.
Ilustrasi demonstrasi. Istimewa

KENDARI, JITUNEWS.COM- Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kendari, Selawesi Tenggara kembali menggelar unjuk rasa tolak kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China yang dijadwalkan tiba hari ini, Selasa (30/6/2020). Mahasiswa menilai TKA tersebut bukan tenaga ahli sebagaimana yang disampaikan oleh pemerintah.

"Mereka ini bukan ahli. Untuk itu, kami mendesak agar pemerintah membuka ke publik soal legalitas TKA China ini," kata Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Zularnain dalam orasinya.

Para mahasiwa menilai kedatangan TKA tersebut telah mengambil alih tenaga kerja lokal. Menurut mereka, TKA Cina bekerja sebagai pembuat pagar dan mengangkat bahan bangunan di PT VDNI dan di PT OSS. Mereka menilai pekerjaan yang dilakukannya bisa dikerjakan oleh tenaga lokal.


China Berhasil Temukan Vaksin Covid-19, Tapi Digunakan Khusus untuk Militer

"Tidak mungkin semua yang 500 TKA China itu ahli. Sebab, kebanyakan para TKA ini mengerjakan pekerjaan yang bisa dilakukan tenaga kerja lokal," ujarnya.

Diketahui, 500 TKA asal China direncanakan akan bekerja di PT VDNI dan PT POSS. Mereka didatangakan secara bergelombang, gelombang pertama telah tiba pada 23 Juni 2020. Sementara gelombang dua dijadwalkan tiba hari ini, Selasa (30/6).

TikTok Bantah Telah Membagi Informasi Data Pengguna kepada Pemerintah China

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×