logo


Diadukan ke KPAI Soal Anak-anak Ikut Demo RUU HIP, Korlap Aksi: Itu Pengalihan Isu

Kowani melaporkan FPI dkk karena melibatkan anak-anak dalam aksi demo RUU HIP

30 Juni 2020 16:15 WIB

Ilustrasi Aksi PA 212
Ilustrasi Aksi PA 212 Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Bidang Soskeswel Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Khalilah mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan ormas Front Pembelas Islam (FPI) ke Komisi Perlindugan Anak Indonesia (KPAI) karena telah melibatkan anak-anak dalam aksi tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila pada Rabu (24/6/2020).

"Untuk itu kami melaporkan hal ini kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)," kata Khalilah seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (30/6/2020).

Khalilah berharap laporannya bisa diteruskan ke jalur hukum. Pasalnya FPI bersama ormas lainnya yang terlibat demo tolak RUU HIP telah melanggar Pasal 15 UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Ia menegaskan bahwa melibatkan anak-anak dalam kegiatan politik sangat jelas dilarang oleh Undang-undang.


Pengamat Sebut Ada Kapitalisasi RUU HIP Jadi Isu Komunis

"Kami berharap hal ini bisa diteruskan ke jalur hukum agar menimbulkan efek jera kepada para pelakunya," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi unjuk rasa, Edy Mulyadi mengatakan bahwa loparan Kowani adalah bentuk pengalihan isu belaka.

"Pengalihan isu. Fokus kita ke RUU HIP. Itu pengalihan isu," kata Edy sambil tertawa saat dimintai keterangannya.

Diketahui, aksi unjuk rasa tolak RUU HIP dilakukan oleh ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak NKRI). Ormas yang tergabung dalam aliansi tersebut yaitu Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

PA 212 Ancam Gelar Aksi Tolak RUU HIP Jilid 2, Massa Lebih Banyak dari Demo Ahok?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×