logo


India Terima Ancaman Serangan Bom dari Teroris Pakistan

Kepolisian India menyampaikan dua hotel di Mumbai telah mendapat ancaman serangan bom oleh salah satu kelompok teroris yang berasal dari Pakistan

30 Juni 2020 16:00 WIB

Ilustrasi Bom
Ilustrasi Bom Instagram

MUMBAI, JITUNEWS.COM - Pada 26 Novmber 2008, kota Mumbai di India menjadi saksi bisu terjadinya serangan teroris terburuk sepanjang sejarah berdirinya negara tersebut. Sedikitnya 166 orang tewas dan 300 lainya terluka.

Pihak kepolisian Mubai India dikabarkan meningkatkan kewaspadaannya dan penjagaan di sekitar hotel Taj Mahal Palace dan Taj Lands Ends menyusul adanya ancaman peledakan bom yang berasal dari pihak yang berada di wilayah Pakistan, pada Selasa (30/6) dini hari waktu setempat.

Menurut keterangan polisi, penelepon mengancam akan meledakkan dua hotel yang berlokasi di kota Mumbai itu.


TikTok Bantah Telah Membagi Informasi Data Pengguna kepada Pemerintah China

"Telepon pertama diterima sekitar pukul 12:30 dini hari oleh hotel Taj Mahal Palace. Telepon tersebut diketahui dari sebuah nomer yang berasal dari negara Pakistan. Penelepon itu mengaku sebagai salah satu anggota Lashkar-e-Taiba dan mengatakan bahwa hotel tersebut akan meledak," ujar Kepala Kepolisian Mumbai dikutip dari Sputnik pada Selasa (30/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa telepon kedua diterima oleh pihak hotel Taj Lands End dari nomor telepon yang sama.

"Sejumlah pasukan militer bersama pihak kepolisian telah disiagakan di lokasi tersebut, dan pengamanan serta penjagaan juga telah ditingkatkan," imbuhnya.

Pada 2008 lalu, 10 anggota teroris dari kelompok Lashkar-e-Taiba yang berasal dari Pakistan tiba di Mumbai dengan membawa persenjataan lengkap dan melakukan aksi penembakan serta serangan bom di sejumlah titik di kota tersebut.

Vaksin Covid-19 Pertama India Segera Diujicobakan untuk Manusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia