logo


TikTok Bantah Telah Membagi Informasi Data Pengguna kepada Pemerintah China

Aplikasi TikTok dan puluhan aplikasi milik perusahaan teknologi asal China diblokir oleh pemerintah India

30 Juni 2020 15:00 WIB

TikTok
TikTok

NEW DELHI, JITUNEWS.COM - TikTok membantah bahwa mereka telah membagi informasi pengguna di India kepada pemerintah China usai New Delhi memblokir penggunaan aplikasi tersebut karena dinilai berpotensi mengancam keamanan nasional mereka.

"TikTok terus berupaya untuk memenuhi kebijakan privasi data dan persyaratan keamanan di bawah undang-undang yang berlaku di India dan tidak pernah membagikan informasi apapun mengenai pengguna kami di India dengan pemerintahan asing," demikian pernyataan TikTok, dikutip dari Al Jazeera pada Selasa (30/6).

TikTok diketahui merupakan salah satu aplikasi yang dimiliki oleh perusahaan teknologi asal China, ByteDance.


Iran Desak Interpol Tangkap dan Adili Donald Trump, AS: Hanya Propaganda

"Lebih lanjut, jika kami diminta untuk tidak melakukan hal tersebut. Kami akan memprioritaskan integritas kami dan privasi pengguna," imbuhnya.

Pada Senin (29/6) kemarin, India telah memblokir 58 aplikasi buatan China lainnya karena alasan yang sama menyusul memanasnya hubungan India-China di wilayah perbatasan.

Beberapa aplikasi yang diblokir tersebut diantaranya adalah WeChat milik perusahaan Tencent, yang telah diunduh lebih dari 100 juta kali di Google PlayStore, UC Browser, dan dua aplikasi milik Xiaomi.

Sentimen anti-China sebenarnya telah lama muncul di India, namun insiden bentrokan mematikan di wilayah perbatasan kedua negara belakangan ini membuat tensi semakin meningkat dan berujung pada munculnya aksi boikot produk China di India.

Presiden Kosovo Tegaskan Ia Tak Pernah Lakukan Kejahatan Perang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×