logo


Sebut Anies Gagal Pahami Permendikbud soal PPDB, Ferdinand: Tak Heran Dulu Dipecat dari Mendikbud

Ia menyebut Anies gagal dalam memahami dan mengeksekusi Permendikbud tentang penerimaan murid baru.

28 Juni 2020 20:30 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di DKI Jakarta tengah menjadi perbincangan sejumlah kalangan. Bahkan Balai Kota sempat digeruduk puluhan orang tua murid. Mereka meminta Anies Baswedan selaku Gubernur untuk meniadakan aturan usia pada sistem zonasi.

Prihatin dengan hal ini, Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritik keras kebijakan Anies soal PPDB tahun 2020. Ia menyebut Anies gagal dalam memahami dan mengeksekusi Permendikbud tentang penerimaan murid baru.

"Komnas Perlindungan Anak menyatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan gagal paham mengeksekusi Permendikbud tentang penerimaan murid baru. Saya jadi tidak heran mengapa dia dulu dipecat dari Mendikbud, rupanya memahami aturan saja gagal," ujar Ferdinand dalam cuitannya di Twitter, Sabtu (27/6).


Anies Izinkan Reklamasi Ancol dan Dufan 155 Ha, Kiara: Ini Praktik Komersialisasi yang Harus Dilawan

Sebelumnya, Anies telah diadukan ke Komnas Perlindungan Anak oleh sejumlah orang tua murid karena permintaannya soal penghapusan aturan usia pada sistem zonasi tak digubris.

Ketum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait lantas mendesak Anies agar mendengar keluhan masyarakat untuk menghapus aturan tersebut pada penyelenggaraan PPDB DKI Jakarta tahun 2020.

"Apalagi kita tahu bahwa pak Gubernur adalah Mantan Menteri Pendidikan. Jadi tidak ada alasan bagi Gubernur DKI Jakarta untuk tidak mendengar jeritan anak-anak yang kehilangan kesempatan belajar dan hak anak atas pendidikan," kata Ariest.

PPDB DKI Berdasar Usia Resmi Berakhir, Tertua 20 Tahun

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×