logo


Jubir Prabowo: Sikap Politik Din Syamsuddin DNA-nya Muhammadiyah, Amar Maruf Nahi Munkar

Dahnil menilai tokoh yang rasional pasti akan menghargai kritikan tajam dari Din.

28 Juni 2020 13:24 WIB

Dahnil
Dahnil INSTAGRAM

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tak membenarkan tudingan Din Syamsuddin merupakan tokoh radikal dan anti toleransi. Sepengetahuannya, Din sering terlibat dalam dialog lintas agama, dunia dan layak diperhitungkan.

"Bila ada yang menuduh beliau Din Syamsuddin radikal dan anti toleransi, agaknya anda berjarak dengan bacaan peta tokoh agama dunia yang diperhitungkan dalam dialog-dialog lintas agama dunia,” ujar Dahnil dalam akun Twitternya, dilihat pada Minggu (28/6).

Menurutnya, sikap politik Din Syamsuddin merupakan pengejawantahan dari apa yang diajarkan dalam persyarikatan Muhammadiyah, yakni tentang amar maruf nahi munkar.


Kerap Serang Jokowi, Ribuan Alumni Desak Pengunduran Din Syamsuddin dari MWA ITB

Dahnil menilai tokoh yang rasional pasti akan menghargai kritikan dari ketua dewan pertimbangan MUI itu.

"Bila menilik sikap politik Pak Din Syamsuddin, saya kira itu DNA-nya Muhammadiyah, yakni amar maruf nahi munkar. Saya tidak menangkap sikap tendensius dalam setiap kritik Din Syamsuddin,” tuntas Dahnil yang merupakan juru bicara Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Din Syamsuddin memutuskan untuk undur diri dari anggota Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Sabtu (27/6).

Pengunduran diri itu tidak lepas dari gerakan para alumni yang meminta agar eks Ketua Umum PP Muhammadiyah itu didepak dari Majelis Wali Amanat ITB.

Permintaan ini tertuang dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Ketua Wali Amanat ITB. Hal itu didasarkan pada pernyataan, sikap, serta sepak terjang Din terhadap pemerintah.

PDIP Usul RUU HIP Berubah Jadi RUU PIP, Gerindra: Usulan Tersebut Belum Resmi

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×