logo


Gugatan Penerbitan Buku Rahasia Kelam Keluarga Trump Ditolak Hakim

Hakim tak punya wewenang untuk melarang penerbitan buku

28 Juni 2020 08:30 WIB

Donald Trump meentapkan kebijaakan baru untuk para pemegang visa secara universal
Donald Trump meentapkan kebijaakan baru untuk para pemegang visa secara universal NU Online

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Adik Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Rebert mengajukan permohonan pelarangan penerbitan buku yang ditulis oleh keponakaannya, Mary L Trump. Ia menilai Mary telah melanggar perjanjian dengan membeberkan rahasia keluarga ke publik.

Diketahui, Mary menulis buku yang berjudul Too Much and Never Enough: How My Family Created the World's Most Dangerous Man. Pada buku tersebut, Mary menceritakan seluk beluk keluarga besar Trump hingga rahasia kelam keluarga.

"Beliau membeberkan soal mimpi buruk trauma, hubungan yang saling menghancurkan dan mengalami pelecehan serta diabaikan," demikian tulisan penerbit pada buku tersebut.


Puluhan Anggota Partai Republikan Dukung Joe Biden Menangi Pilpres AS

Sementara, hakim di pengadilan Queens, New York menolak gugatan Robert. Hakim mengaku tidak memiliki kewenangan untuk melarang penerbitan buku.

Mengetahui gugatan Robert ditolak, kuasa hukum Mary, Ted Boutros merasa lega.

"Demokrasi itu berdasar pada pertukaran pemikiran, dan maka dari itu baik pengadilan atau lembaga apapun tidak bisa melanggar Undang-Undang Dasar AS dengan menjatuhkan larangan soal pendapat politik," ujar Boutros seperti dilansir AFP, Sabtu (27/6/2020).

 

Covid-19; Beberapa Pekan ke Depan Menjadi Waktu yang Kritis bagi AS

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati