logo


Soal Pembakaran Bendera, PDIP: Kami Buka Pintu Maaf Apabila...

Ketum PDIP secara tegas meminta seluruh kader tidak terprovokasi

28 Juni 2020 04:15 WIB

Ahmad Basarah.
Ahmad Basarah. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah mengatakan bahwa pihaknya membuka pintu maaf terhadap pelaku pembakaran bendera PDIP saat unjuk rasa tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) pada Rabu (24/6). PDIP akan memberi maaf apabila pelaku mau mengakui kesalahannya.

"Sebagai bangsa yang menganut paham kekeluargaan kami akan membuka pintu maaf apabila oknum-oknum yang telah membakar bendera partai kami dan memfitnah Ketua Umum PDI Perjuangan punya niat baik untuk mengaku kekeliruannya dan kesalahannya," kata Basrah melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (27/6/2020).

Basrah mengatakan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri telah mengistruksikan imbaun yang tegas dan bijaksana. Megawati, kata Basrah ingin kader tidak terpancing dengan kasus tersebut dan berupaya menghindari adu domba.


Novel PA 212 Minta PDIP Tak Lebay Soal Pembakaran Bendera

"Bu Mega telah mengingatkan segenap kader PDI Perjuangan dalam menghadapi setiap ancaman dan masalah kebangsaan yang muncul," ujarnya.

Lebih lanjut, Basrah membenarkan bahwa PDIP telah melaporkan kasus pembakaran bendera ke pihak yang berwajib. Menurutnya, laporan tersebut sebagai bentuk pembelajaran politik agar masyarakat bisa menjalankan demokrasi dengan benar.

Soal Pembakaran Bendera PDIP, Tjahjo: Lama-lama Bisa Membakar Gedung Partai

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati