logo


Deklarasi Perang, Dua Roket Hamas Serang Israel

Serangan roket yang diduga dilakukan oleh Hamas terjadi sehari setalah kelompok tersebut menyatakan bahwa pengumuman rencana pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel merupakan deklarasi perang

27 Juni 2020 14:30 WIB

Peluncur Roket Militer Suriah
Peluncur Roket Militer Suriah almasdarnews

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Situasi di Jalur Gaza memanas menyusul Perdana Manteri Israel Benjamin Netanyahu bersiap untuk mengumumkan rencana kontroversial terkait pencaplokan sejumlah wilayah Palestina di Tepi Barat. Ketegangan kian menjadi usai militer Israel menyatakan bahwa dua roket yang ditembakkan dari wilayah Gaza jatuh ke wilayah mereka pada Jumat (26/6) kemarin.

Pihak paramedis mengatakan bahwa sirine berbunyi di distrik Sderot, wilayah Israel pada Jumat malam usai terjadinya serangan roket yang dilaporkan berasal dari Jalur Gaza. Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok militan Hamas.

Serangan tersebut terjadi sehari usai Hamas memperingatkan Israel bahwa rencana pencaplokan yang mereka buat merupakan sebuah deklarasi perang. Dilandir dari AL Jazeera pada Sabtu (27/6), serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.


Kemenlu India: China Terjunkan Pasukan dan Persenjataan dalam Jumlah Besar di Perbatasan

Mulai 1 Juli mendatang, pemerintahan Netanyahu sedianya akan segera mengumumkan rencana mereka untuk mencaplok wilayah di Tepi Barat yang telah berhasil mereka kuasai. Rencana tersebut sejalan dengan rencana milik Presiden AS Donald Trump atas Timur Tengah.

Rencana yang disusun oleh Israel tersebut tentunya mendapat gelombang penolakan dari segenap warga Palestina dan menuai kecaman dari komunitas internasional, salah satunya dari PBB.

"Saya meminta pemerintah Israel untuk meninggalkan rencana pencaplokan tersebut," ujar Sekjen PBB Antonio Guteres dalam sebuah pertemuan virtual Dewan Keamanan PBB, dikutip dari Al Jazeera pada Kamis (25/6).

Resmi, Uni Eropa Larang Wisatawan AS Masuk Wilayah Mereka

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×