logo


Soal Pembakaran Bendera PDIP, Hasto: Itu Tujuannya Ganggu Jokowi

Hasto meminta masyarakat mengedepankan dialog dam musyawarah

26 Juni 2020 14:23 WIB

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Sekretarsis Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut bahwa pembakaran bendera PDIP saat aksi demo tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) adalah benuk serangan untuk mengganggu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Serangan ke PDI Perjuangan punya tujuan lebih jauh, mengganggu pemerintahan Jokowi," kata Hasto dalam keterangan resminya, Jumat (26/6/2020).

Hasto mengatakan bahwa Indonesia bukan milik segelintir orang ataupun milik Presiden dan Wakil Presiden, namun milik semua rakyat. Oleh karena itu, ia meminta rakyat untuk mengedepankan dialog dan musyawah dalam menyampaikan aspirasi.


Sebut Pembakaran Bendera PDIP Adalah Kecelakaan, Koordinator Demo: Jangankan Rencana, Dibahas Aja Nggak

"Untuk itu PDI Perjuangan menegaskan bahwa dialog dan musyawarah kita ke depankan, namun jangan uji kesabaran revolusioner kami," tandasnya.

Lebih lanjut, Hasto mengatakan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum terkait pembakaran bendera berlogo banteng tersebut.

Polda Metro Jaya Tegaskan Belum Ada Pemeriksaan Terkait Pembakaran Bendera PDIP

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati