logo


Irlandia Segera Cabut Aturan Karantina bagi Pendatang dari Sejumlah Negara

Perdana Menteri Irlandia menyatakan bahwa aturan karantina 14 hari bagi pendatang internasional tidak akan diberlakukan bagi sejumlah negara yang masuk ke dalam 'daftar hijau' mereka

26 Juni 2020 14:15 WIB

Ilustrasi Pintu Kedatangan di Bandara
Ilustrasi Pintu Kedatangan di Bandara istimewa

DUBLIN, JITUNEWS.COM - Irlandia berencana untuk mencabut kebijakan 14 hari karantina bagi semua orang yang datang dari sejumlah negara yang dianggap telah berhasil keluar dari situasi wabah Covid-19. Pencabutan kebijakan tersebut nantinya akan dilakukan mulai tanggal 9 Juli mendatang.

Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar dalam sebuah konferensi pers menyebut bahwa pihaknya akan segera mengeluarkan 'daftar hijau' dari negara-negara tersebut. Ia juga telah menyetujui rencana pembukaan kembali perekonomian Irlandia tahap ke-empat.

Varadkar mengatakan bahwa daftar negara dan kriteria yang mereka buat tersebut nantinya juga akan dikoordinasikan dengan pihak Uni Eropa dan akan dikaji ulang setiap dua minggu sekali.


Belajar dari Rumah, 20 Ribu Pelajar di Nigeria Dapat Bantuan Smartphone dari Pemerintah

Menteri Kesehatan Irlandia, Simon Harris, mengatakan bahwa dalam sepekan terakhir, jumlah kasus Covid-19 yang terjadi di negaranya hanya sekitar 9 kasus per hari, dan merupakan penurunan kasus terbesar di seluruh negara anggota Uni Eropa pada dua pekan ini.

Hingga saat ini, Irlandia telah mencatat 1,727 kasus kematian akibat Covid-19.

Saat ditanya apakah kebijakan tanpa karantina tersebut juga berlaku bagi para pendatang yang berasal dari Inggris, Varadkar bahwa Inggris saat ini belum memenuhi kriteria yang mereka tetapkan.

"Hal tersebut bergantung pada jumlah kasus, namun saat ini jumlah infeksi yang terjadi di Inggris masih sangat tinggi, jadi jika kondisi nantinya masih seperti hari ini, maka kita tidak akan menghapus aturan 14 hari karantina (untuk Inggris). Kita lihat saja bagaimana (kondisi) nanti tanggal 9 Juli," ujar Varadkar dikutip dari Reuters pada Jumat (26/6).

Varadkar juga menegaskan bahwa perbatasan Irlandia dengan Irlandia Utara masih tetap terus dibuka seperti sebelum terjadinya pandemi.

AS Desak Rusia dan China Bantu Venezuela Hadapi Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia