logo


Presiden Kosovo Hashim Thaci Didakwa Sebagai Penjahat Perang

Ia diduga telah melakukan kejahatan perang dalam perang kemerdekaan Kosovo dari Serbia pada 1999 silam

25 Juni 2020 16:30 WIB

Presiden Kosovo Hashim Thaci
Presiden Kosovo Hashim Thaci istimewa

DEN HAAG, JITUNEWS.COM - Presiden Kosovo Hashim Tachi dan sembilan orang lainnya didakwa oleh Pengadilan Khusus di Den Haag telah melakukan kejahatan perang saat meletus perang antara Kosovo dan Serbia lebih dari 20 tahun lalu.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh pihak pegadilan, Thaci bertanggung jawab atas 100 kasus pembunuhan, persekusi dan penyiksaan terhadap etnis Albania dan Serbia.

Untuk diketahui, Thaci merupakan seorang komandan prajurit tentara pembebasan Kosovo (KLA) selama perang 1998-1999. Thaci juga diketahui telah beberapa kali didakwa telah melakukan kejahatan perang namun ia selalu membantahnya.


Australia Kerahkan Kekuatan Militer Atasi Wabah Covid-19

Berita tersebut tentunya sangat mengejutkan bagi rakyat Kosovo, khususnya para mantan pejuang pasukan Kosovo.

"KLA tidak melakukan kejahatan apapun, mereka hanya melindungi keluarganya selama perang. Satu-satunya pasukan yang melakukan kejahatan perang selama perang 1999 adalah tentara Serbia," ujar salah satu veteran perang, dikutip dari Al Jazeera pada Kamis (25/6).

Thaci sebenarnya dijadwalkan untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden Serbia, Alexandar Vucic di Gedung Putih, Washington pada Sabtu (27/6) mendatang, namun ia telah membatalkannya dan telah meninggalkan Amerika Serikat.

Terdampak Pandemi, Maskapai Qantas PHK 6000 Karyawan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia