logo


Minta Jokowi Diberhentikan, Peserta Demo Tolak RUU HIP: Kita Tidak Sedang Kudeta

Peserta demonstrasi menilai bahwa Jokowi memberi peluang kelahiran kembali PKI

24 Juni 2020 15:21 WIB

Ilustrasi Aksi PA 212
Ilustrasi Aksi PA 212 Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Persaudaraan Alumni (PA) 212 beserta ormas lainnya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI hari ini, Rabu (24/6/2020). Pada aksi tersebut, peserta meminta Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) segera menggelar sidang istemewa untuk memberhentikan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, Jokowi dinilai telah memberi peluang kelahiran kembali Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Sidang istimewa untuk memberhentikan Presiden Jokowi," kata seorang orator di lokasi, Rabu (24/6/2020).

"Jadi kita tidak makar saudara. Kita tidak sedang menggulingkan kekuasaan saudara, kita tidak sedang kudeta saudara. Kita sebagai rakyat mendesak MPR melaksanakan sidang istimewa untuk? untuk? untuk? untuk turunkan Jokowi, menghentikan Jokowi melalui sidang istemewa MPR betul?" lanjut sang orator.


Gelar Demonstrasi di Tengah Pandemi Corona, PA 212: Tidak Ada Larangan

Selain meminta DPR menghentikan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), para peserta aksi juga menuntut agar pengusul RUU HIP segera ditindak.

"Mereka yang mengusung adalah pengkhianat bangsa," tandasnya.

Gelar Demo dengan Protokol Kesehatan, PA 212: Untuk Menghindari Fitnah Media Komunis

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×