logo


Anies Sebut Covid-19 Terkendali, DPRD DKI: Pernyataan Tak Bijak Ini Bisa Buat Masyarakat Gamang

Menurut Gilbert, diksi terkendali dan transisi memiliki makna yang berbeda.

24 Juni 2020 06:15 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Suratkabar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyesalkan pernyataan Gubernur Anies Baswedan yang menyebut penyebaran virus Corona Covid-19 di Jakarta sudah terkendali.

Gilbert menilai pernyataan itu bertentangan dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi yang saat ini masih berlangsung di Ibu Kota.

Diksi terkendali dan transisi, menurut dia, memiliki makna yang berbeda. Apabila keduanya disampaikan dalam kurun waktu yang bersamaan dan oleh orang yang sama, dikhawatirkan masyarakat akan kebingungan.


Warga di Senen Ikuti Sosialiasi dan Pemeriksaan Swab

"Perkataan tidak bijak ini bisa membuat masyarakat gamang. Ada perkataan transisi (masih harus waspada) yang berbeda makna dengan terkendali (sudah aman) oleh orang yang sama," kata Gilbert, dilansir dari Liputan6, Selasa (23/6).

Selaku epidemiolog, ia mengungkapkan alasannya tidak sependapat dengan Anies, karena kluster penyebaran Covid-19 masih berada di pasar. Sedangkan ruang publik tersebut sulit untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak.

"Saat ini masih ditemukan klaster baru di pasar, yang diabaikan selama ini. Kita tidak tahu apakah para pedagang ini seberapa besar menularkan ke pembeli atau sebaliknya," ujar politisi PDIP itu.

Menurutnya, pernyataan Covid-19 telah terkendali sebaiknya dikeluarkan oleh Gugus Tugas Covid-19, bukan Anies.

"Sebaiknya ucapan yang bombastis terkendali keluar dari Gugus Tugas Covid nasional, karena Jakarta yang menyebarkan ke daerah dan daerah yang tinggi sekarang masih bisa menulari Jakarta," tukasnya.

Awal Covid-19 di Indonesia, Mahfud: Kita Kaget

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×