logo


WHO Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 Terjadi di Negara dengan Populasi Tinggi

Negara dengan tingkat populasi tinggi sangat beresiko mengalami peningkatan signifikan jumlah kasus Covid-19

23 Juni 2020 12:53 WIB

Badan Kesehatan Dunia, WHO
Badan Kesehatan Dunia, WHO reuters

JENEWA, JITUNEWS.COM - Kasus Covid-19 yang disebabkan oleh infeksi virus Sars-Cov-2 mengalami peningkatan secara signifikan di sejumlah negara yang memiliki wilayah luas, termasuk kawasan Amerika Selatan, khususnya Brazil. Hal tersebut disampaikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (22/6).

Jumlah kasus Covid-19 yang terjadi diseluruh dunia tercatat ada lebih dari 183 ribu kasus baru yang terjadi pada Minggu (21/6). Direktur Eksekutif WHO, Tedros Adhanom Gebreyesus mengatakan bahwa jumlah tersebut merupakan kasus tertinggi yang terjadi dalam waktu 24 jam sejak virus pertama kali menyebar pada Desember 2019 silam.

"Tentunya, jumlah (kasus) meningkat karena wabah berkembang pesar di sejumlah negara dengan populasi tinggi pada waktu yang bersamaan di seluruh dunia," ujar Pakar keadaan darurat WHO, Mike Ryan, dalam sebuah konferensi yang digelar secara online, dikutip dari Reuters pada Selasa (23/6).


China Sebut Kasus Spionase Dua Warga Kanada Tak Ada Hubungannya dengan Petinggi Huawei

"Beberapa dari peningkatan kasus kemungkinan berkaitan dengan peningkatan jumlah pemeriksaan...dan tentunya sejumlah negara seperti India diketahui tengah meningkatkan pemeriksaan. Namun, kami tidak meyakini bahwa ini merupakan fenomena pemeriksaan," imbuhnya.

Kasus Covid-19 secara global telah mencapai lebih dari 9 juta kasus pada Senin (22/6), dimana sejumlah negara seperti AS, China, Brazil dan negara lain masih melaporkan adanya kasus baru.

Ryan menambahkan bahwa peningkatan kasus di Brazil kemungkinan besar disebabkan karena adanya perubahan sistem pelaporan perkembangan kasus yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro.

"Brazil juga memiliki tingkat pemeriksaan (Covid-19) yang rendah, dan kasus positif yang terbukti usai pemeriksaan masih begitu tinggi. Dari perspektif tersebut, kami bisa katakan bahwa tren (peningkatan) ini tidak mencerminkan pemeriksaan yang lengkap, namun kemungkinan (pemerintah) menyepelekan jumlah kasus sebenarnya," tukasnya.

Perancis Pulangkan Anak-anak Mantan Pejuang ISIS dari Suriah

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia