logo


China Sebut Kasus Spionase Dua Warga Kanada Tak Ada Hubungannya dengan Petinggi Huawei

China mendesak Kanada untuk membebaskan Meng Wangzhou, seorang petinggi Huawei

22 Juni 2020 20:30 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. shutterstock

BEIJING, JITUNEWS.COM - Otoritas China pada Senin (22/6) mengatakan bahwa kasus spionase yang dilakukan oleh dua warga Kanada tidak ada sangkut pautnya dengan kasus ekstradisi salah satu petinggi Huawei, Meng Wangzhou di Kanada. Untuk itu, mereka meminta Kanada segera membebaskan Meng Wangzhou.

Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau meminta China untuk membebaskan Michael Kovrig dan Michael Spavor yang diduga telah melakukan sejumlah aktifitas spionase terhadap China pada tahun 2018 silam. Trudeau bahkan menyebut tindakan China tersebut sewenang-wenang.

Pernyataan Trudeau tersebut mendapat tanggapan dari juru bicara pemerintah China Zhao Lijian. Ia membantah bahwa pemerintah China telah bertindak sewenang-wenang terkait penangkapan dan proses persidangan kedua warga Kanada tersebut.


Kasus Covid-19 Kembali Muncul, Selandia Baru Perketat Wilayah Perbatasan

Diberitakan sebelumnya, Michael Kovrig dinyatakan bersalah karena telah melakukan pencurian informasi rahasia dan melakukan aktifitas spionase terhadap badan intelijen dan milik China.

Sementara itu, Spavor yang merupakan seorang pengusaha yang memiliki hubungan yang dekat dengan Korea Utara, diduga telah menjual informasi rahasia milik China kepada pihak asing secara ilegal.

Asosiasi Pedagang India Desak Pemerintah Dukung Aksi Boikot Produk Buatan China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia