logo


Demonstrasi Anti Muslim di Norwegia Berakhir Ricuh, Orator Dilempari Telur dan Tomat

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok anti Islam Norwegia (SIAN) berakhir dengan ricuh

22 Juni 2020 18:00 WIB

Bendera Norwegia
Bendera Norwegia istimewa

OSLO, JITUNEWS.COM - Pihak kepolisian terpaksa turun tangan usai sebuah demostrasi anti-muslim di ibukota Norwegia, Oslo, berakhir ricuh. Aksi demostrasi yang dilakukan oleh gerakan anti Islamisasi Norwegia (SIAN) tersebut mendapat tentangan dari ratusan orang. Mereka menghujani orator dengan tomat, telur, dan botol minuman.

Menurut Kepolisian Oslo, sekitar 300 orang berkumpul di Mortensrud Square untuk menentang aksi orasi pemimpin kelompok SIAN Lars Thorsen. Puluhan anggota polisi terpaksa memasang pagar besi sebagai barikade guna mengamankan aksi demo dari kemarahan massa.

Dalam sebuah video, massa penentang SIAN diketahui membawa sejumlah poster bertuliskan "Thank God for Muslims".


Militer Korsel Siapkan Balasan atas Ancaman Korea Utara

Meski berakhir rusuh, tidak ada seorang pun yang dilaporkan mengalami cedera atau pun diamankan oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, sejumlah masjid dan komunitas Islam di Norwegia mendesak umat muslim di sana untuk tidak menghadiri aksi demonstrasi yang digelar oleh SIAN untuk mencegah timbulnya perhatian pada komunitas kecil pembenci Islam tersebut.

Untuk diketahui, komunitas muslim di Norwegia telah meningkat dengan dramatis beberapa dekade terakhir ini, dimana saat ini telah mencapai 5.7 persen dari 5,2 juta penduduk negara tersebut.

Dalam Kampanye, Trump Sebut Virus Covid-19 sebagai Kung-Flu

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia