logo


Sebagai Perantara, Imam Nahrawi Minta Taufik Hidayat Ditetapkan Sebagai Tersangka

Imam Nahrawi dituntut penjara 10 tahun karena terbukti menerima suap dan gratifikasi

20 Juni 2020 08:11 WIB

Imam Nahrawi ditahan KPK, Jumat (27/9)
Imam Nahrawi ditahan KPK, Jumat (27/9) Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dituntut 10 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Selain itu, Imam Nahrawi juga dituntut denda Rp 500 juta subsidier 6 bulan kurungan. Ia dinilai bersalah dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan sejumlah gratifikasi dari berbagai pihak.

Tak terima dengan tuntutan tersebut, Imam Nahrawi mengajukan pleidoi yang telah dibacakan pada Jumat (19/6/2020). Pada salinan pledoi yang ditulis Imam Nahrawi, ia mengatakan bahwa mantan atlet bulu tangkis Taufik Hidayat harusnya juga ditetapkan sebagai tersangka.

"Seharusnya bila ini dipaksakan menjadi perkara suap, secara logika Taufik Hidayat juga menjadi tersangka suap sebagi perantara, tidak pandang beliau mengerti atau tidak uang itu harus diapakan dan dikemanakan," kata Imam Nahrawi.


Bintang Emon Diserang Buzzer, Netizen: Ketika Komika Dianggap Serius dan Hukum Dibercandain

Dikutip dari Kompas.com dalam persidangan sebelumnya, Taufik Hidayat pernah mengakui menyerahkan uang Rp 1 miliar ke asisten pribadinya, Miftahul Ulum. Namun Imam mengklaim tidak mengetahuinya, ia tahu setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Apakah ketidaktahuan saya ini menjadi tanggung jawab saya secara pidana juga? Mengingat mereka telah bermain api dan mengatasnamakan saya?" ujar Imam.

Prihatin Bintang Emon Difitnah, Novel Baswedan: Saya Harap Pelaku Segera Sadar dan Berhenti Bela Orang Zalim

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×