logo


DPD RI: Mendag Jangan Jor-joran Impor Sayur dan Bawang

Impor sayuran berdasarkan data BPS tahun 2019 mengalami kenaikan. Jenis sayuran yang terbesar adalah bawang putih, bawang merah dan kentang industri.

19 Juni 2020 14:52 WIB

 Wakil Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin
Wakil Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto tidak jor-joran impor barang dari luar negeri seperti jenis sayuran dan bawang di tengah pandemi Covid-19.

"Dalam kondisi Covid-19 ini, kita minta Pemerintah mengurangi impor termasuk bawang dan sayuran. Saya sudah sampaikan ke Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto, saat rapat dengan Pimpinan DPD," ujar Sultan di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Sultan mengatakan bahwa impor sayuran berdasarkan data BPS tahun 2019 mengalami kenaikan. Jenis sayuran yang terbesar adalah bawang putih, bawang merah dan kentang industri.


Bantah Tudingan Impor Jamu dari China, Gerindra: Jangan Fitnah, Kami Bukan Cari Keuntungan

“Komoditas ini adalah masuk dalam kelompok aneka sayuran," tuturnya.

Dalam hal ini, Sultan juga menyoroti nasib petani sawit dan karet. Persoalan itu juga telah disampaikannya kepada Menteri Perdagangan.

“Kita ingin ada upaya lain untuk meningkatkan ketahanan para petani melalui pemanfaatan karet dan biji karet sebagai bahan baku nabati selain kelapa sawit," tuturnya.

Senator asal Bengkulu ini menilai, harga komoditas karet dalam negeri dalam lima tahun terakhir masih terpuruk.

Oleh karena itu, dia meminta kepada Mendag Agus Suparmanto agar pemerintah mampu menemukan solusi atas persoalan tersebut.

"Walaupun pemerintah sudah berupaya untuk membeli dan menyerap karet petani, Sultan menilai pemerintah memang harus lebih serius mengurusi masalah ini," tukasnya.

Pastikan Mal Dibuka Juni, Mendag: Tetap dengan Protokol Kesehatan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar