logo


Saudara George Floyd Desak PBB Turun Tangan Atasi Masalah Rasisme

Philonise Floyd meinta PBB untuk ikut membantu kaum Afrika-Amerika terkait masalah rasisme

18 Juni 2020 12:30 WIB

George Floyd
George Floyd istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Saudara dari George Floyd pada Rabu (17/6) meminta PBB untuk turut membantu kaum Afrika-Amerika dalam memperbaiki 'budaya' diskriminasi dan rasisme di seluruh dunia, khususnya di Amerika Serikat. Ia bahkan menyebut bahwa "Hidup orang kulit hitam tidak ada artinya di AS".

Hal tersebut disampaikan oleh Philonise Floyd dalam melalui video konferensi dalam acara debat Dewan Hak Asasi Manusia PBB terkait masalah rasisme sistemik di AS, dilansir dari Al Jazeera pada Kamis (18/6).

Michele Bachelet, Komisioner HAM PBB, mengatakan bahwa tindakan brutal polisi dalam insiden tewasnya George Floyd telah membahayakan masyarakat AS, terutama mereka yang merupakan keturunan Afrika.


Bantu Lewati Masa Sulit Pandemi, China Hapuskan Bunga Hutang Negara Afrika

Ia juga mendesak pihak internasional untuk melawan budaya warisan perbudakan dan kolonialismes serta adanya perbaikan terkait hal tersebut dalam sebuah proposal yang kemudian dibahas dalam debat. Pihak Dewan HAM PBB meminta Bachelet untuk melakukan investigasi terkait tindakan rasisme dan diskriminasi pada orang kulit hitam yang dilakukan oleh polisi di AS.

Philonise Floyd mengatakan bahwa saudaranya telah tersiksa hingga tewas sementara saksi mata di tempat kejadian telah meminta polisi untuk menghentikan tindakannya.

"Hal itu menunjukkan kepada kita orang kulit hitam pelajaran yang sama, lagi-lagi: hidup orang hitam tidak ada artinya di Amerika Serikat," ujar Philonise.

Dukungan Publik Terhadap Pemerintahan di Eropa Meningkat, Tapi Tidak Bagi Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia