logo


Tak Ingin Terjadi Gelombang Kedua, Pariwisata Bali Akan Dibuka Hati-hati

Pembukaan pariwisata di Bali akan disesuaikan dengan perkembangan kasus Covid-19

18 Juni 2020 11:53 WIB

BALI
BALI IG

DENPASAR, JITUNEWS.COM- Gubenur Bali I Wayan Koster mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini akan kembali membuka beberapa sektor di tengah pandemi corona, namun tidak untuk sektor pariwisata. Pembukaan sektor pariwisata akan dilakukan secara berhati-hati mengingat risiko penularan corona di Bali masih tinggi.

Koster merencanakan pariwisata Bali akan dibuka pada tahap dua yakni bulan Agustus untuk wisatawan domestik, sementara untuk wisatawan mancanegara akan dibuka bulan September yakni pada tahap tiga. Meski demikian, Koster mengatakan bahwa jadwal tersebut belum tentu diterapkan. Pihaknya akan mengevaluasi pembukaan beberapa sektor di tahap pertama terlebih dahulu.

"Kalau pariwisata itu kami masih melihat perkembangan tahap satu. Kalau tanggal 9 Juli untuk pergerakan di Bali ini kondusif berhasil, maka akan dilanjutkan ke tahap ke dua. Untuk wisatawan nusantara itu kalau berhasil akan dilaksanakan bulan Agustus," kata Koster kepada wartawan di restoran Bebek Tepi Sawah, Ubud, Gianyar, Rabu (17/6/2020).


Thailand Berlakukan Jam Malam, Denda Rp 20 Juta bagi yang Melanggar

Koster menyampaikan akan sangat berhati-hati dalam membuka sektor pariwisata di Bali. Ia tidak ingin terjadi gelombang kedua, mengingat risiko penularan masih tinggi.

"Saya kira itu memang karena untuk pariwisata harus dilakukan dengan hati-hati. Bapak presiden juga telah memberikan arahan. Pak Menpar juga mempunyai pandangan yang sama. Pariwisata ini harus sangat hati-hati. Jangan sampai terjadi pandemi gelombang kedua di Provinsi Bali karena itu akan sangat berat dihadapi di periode kedua itu," pungkasnya.

Tak Hanya Masyarakat, Bos PLN Ternyata Juga Alami Lonjakan Tagihan Listrik

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×