logo


Minta Masyarakat Tak Olahraga Berat Saat Pandemi, Reisa: Berisiko Terinfeksi

Reisa menyebut bahwa olahraga berat memiliki risiko penularan Covid-19

17 Juni 2020 17:18 WIB

Reisa Broto
Reisa Broto Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional dr Reisa Broto Asmoro menyarankan untuk tidak berolahraga berat saat pandemi virus corona (Covid-19).

Reisa menyebut bahwa olahraga berat memiliki risiko penularan Covid-19.

"Olahraga teratur merupakan salah satu cara untuk menjaga tubuh kita. Tetapi, untuk masa pandemi ini, olahraga yang disarankan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) adalah olahraga dalam intensitas ringan hingga sedang," ujar Reisa dalam siaran langsung yang disiarkan akun YouTube BNPB, Rabu (17/6).


Dukung Penanganan Covid-19, PLN Peduli Salurkan Rp14 M

"Olahraga berat tidak disarankan terlebih dahulu karena pasca-berolahraga tubuh kita membutuhkan waktu untuk ke kondisi normal atau fit. Proses ini membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kita berolahraga ringan. Dan hal ini akan membuat kita lebih berisiko terinfeksi," tambahnya.

Menurutnya, banyak pilihan olahraga yang bisa dilakukan di rumah.

"Banyak opsi kita pilih untuk berolahraga di rumah, seperti senam SKJ, zumba, yoga, dan lain-lain. Atau menggunakan barang yang bisa kita temukan di rumah, seperti memanfaatkan kursi, botol air minum, tangga, dan sebagainya," kata Reisa.

Kasus Positif Bertambah 1.031 Orang, 4 Daerah Tidak Ada Penambahan Kasus

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata