logo


Kiat Sukses Berkebun Kencur

Tanaman kencur diduga berasal dari India dan menyebar luas ke daerah Asia Tenggara, serta cina selatan bahkan sampai ke Australia Utara.

17 Juni 2020 16:17 WIB

Kencur
Kencur Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kencur (Kaempferia galanga) adalah salah satu jenis tanaman herba yang memiliki rimpang (rhizome) beraroma sangat harum. Rimpang tanaman kencur mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang dimanfaatkan sebagai stimulan.

Tanaman kencur diduga berasal dari India dan menyebar luas ke daerah Asia Tenggara, serta cina selatan bahkan sampai ke Australia Utara.

Kencur umumnya diperbanyak dengan rimpangnya. Rimpang untuk bibit sebaiknya diambil dari tanaman yang sehat dan berumur panen8-12 bulan. Rimpang bibit yang baik berdaging alot, mengkilap kecoklatan, tidak lecet, tidak ada gejala busuk atau berjamur.


Tips Ternak Lele di Kolam Terpal

Rimpang terpilih disemaikan ditempat teduh dan lembap selama 2 minggu sampai bertunas. Kemudian rimpang dipotong-potong dengan ukuran panjang 3 cm dan berat 8-15 gram, serta diusahakan mempunyai 2-3 mata tunas.

Pilih rimpang yang baru mulai tumbuh tunas untuk ditanam, karena akan memberikan hasil panen yang maksimal.

Dalam lahan 1 ha dibutuhkan bibit sebanyak 1-2 ton tergantung jarak tanam. Untuk menghindari serangan cendawan, sebelum bibit ditanam terlebih dahulu direndam dalam larutan Forest, kemudian ditiriskan dan disemprot fungisida seperti Dithane, Dimazeb, Ridomil, atau Manzate, dan bakterisida seperti Agrimycin atau Agrept.

Pengolahan tanah harus disesuikan dengan waktu penanaman, dan sebaiknya dilakukan menjelang atau awal musim hujan. Caranya dengan mencangkul sedalam 25-30 cm atau dibongkar menggunakan bajak.

Tanah lalu digemburkan dengan garpu dan dibersihkan dari rumput. Selanjutan dibuat bedengan selebar 1-1,5 m dan tinggi 15-20 cm. Panjang bedeng disesuaikan dengan keadaan tempat. Jarak antar bedeng 30 cm. Di antara bedengan itu kemudian dibuat parit sedalam 30 cm untuk menjaga drainase tetap baik.

Pupuk kandang atau kompos matang sebagai pupuk dasar diberikan secara sebar atau sistem larikan menurut arah baris tanaman. Waktu pemberiasn pupuk 1-2 minggu sebelum tanaman dengan dosis 15 ton/ha.

Penanaman kencur paling tepat dilakukan pada awal musim hujan. Rimpang ditanam dengan tunas menghadap ke atas pada kedalaman sekitar 7,5 cm.

Jarak tanam umumnya 15 cm x 15 cm, atau 20 cm x 20 cm, tergantung pola tanam dan kesuburan tanah. Setelah tanaman tumbuh sempurna diberikan pupuk buatan berupa urea dengan dosis 150 kg/ha, TSP 100 kg/ha, dan KCI 100 kg/ha, dan pada umur 2-3 bulan diberi pupuk tambahan berupa urea 150 kg/ha.

Penyiangan dilakukan setelah tanaman berumur 1-2 bulan, selanjutnya dengan melihat keadaan gulma. Pada saat bersamaan dilakukan pula pembumbunan 3-4 kali sesuai kondisi tanah, agar rimpang tumbuh dan berkembang dengan baik. Hati-hati, rimpang/bibit jangan sampai terluka.

Untuk menghindari hama dan penyakit pada tanaman dapat disemprotkan fungisida secara rutin seminggu sekali sampai saat panen.

Kencur mulai dapat dipanen umur 6-8 bulan, dan dapat ditunda sampai musim berikutnya karena tidak akan ada efek buruk terhadap rimpang namun jika ditunda sampai musim berikutnya lagi kemungkinan rimpang akan membusuk dan kadar patinya menurun. Panen sebaiknya dilakukan dalam waktu yang singkat.

Biasanya bila setelah cukup panen ditandai dengan daun menguning dan akhirnya gugur.

Kencur dipanen dengan cara membongkar seluruh rimpang dengan cangkul, garpu atau alat lainnya.

Mudah bukan membudidayakan kencur, selamat mencoba sahabat jitu.

Tips Menanam Pepaya California

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar