logo


Nadiem Bolehkan Siswa Belajar di Sekolah Maupun di Rumah, JPPI: Ini Kebijakan Galau

Sekolah boleh dibuka di wilayah zona hijau dengan beberapa ketentuan

17 Juni 2020 08:45 WIB

Kegiatan di sekolah.
Kegiatan di sekolah. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim telah mengumumkan terkait pembukaan sekolah di tengah pandemi corona. Nadiem menyampaikan bahwa sekolah boleh dibuka di wilayah dengan status hijau atau aman dari penyebaran virua corona. Namun dengan beberapa ketentuan diantaranya yaitu memperoleh izin dari komite sekolah dan pemerintah daerah. Selain itu, Nadiem membebaskan kepada orang tua untuk memberi izin kepada anak-anaknya berangkat sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Koordiantor Nasional Jaringan Pengamat Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji mengatakan bahwa kebijakan tersebut dinilai tidak konsisten dan justru membingungkan pihak pengajar.

"Ini juga kebijakan galau. Boleh dibuka tapi tergantung orang tua, anaknya boleh masuk sekolah atau tidak. Kalau begitu pembelajarannya bagaimana, ada yang di sekolah, ada yang PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)," ujar Ubaid seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (16/6/2020).


Unair Kembangkan Obat Penangkal Corona, Menko PMK Beri Dukungan: Memberi Kontribusi Nyata

Ubaid juga mengeluhkan Kemedikbud yang sampai saat ini belum membuat kurikulum darurat selama pandemi corona. Menurutnya, kerikulum PJJ dengan kurikulum pembelajaran tatap muka sangat berbeda. Selain itu Kemendikbud  belum juga memberi solusi terhadap kendala yang mucul selama PJJ tiga bulan terakhir.

"Padahal kurikulum normal ke situasi PJJ itu pasti tidak sama. Karena tidak ada interaksi antar siswa. Tidak ada kehadiran siswa di sekolah," ujarnya.

Oleh karenanya, ia mengatakan bahwa JPPI tidak setuju Tahun Ajaran Baru 2020/2021 dimulai bulan Juli 2020. Menurutnya waktu yang ideal untuk memulai Tahun Ajaran Baru yaitu awal tahun 2021.

Jumlah Kendaraan Meningkat di Masa PSBB Transisi, Polisi Sebut Kondisi Lalin Mirip Sebelum Pandemi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×