logo


Soal Pertamina Diswastakan, Guru Besar ITS: Janganlah Justru Swastanisasi Dijadikan Solusi

Mukhtasor mengingatkan agar Erick menyelesaikan masalah bukan memicu masalah baru

16 Juni 2020 22:30 WIB

SPBU Pertamina
SPBU Pertamina Doc Jitunews

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Guru Besar ITS, Prof. Mukhtasor, menanggapi soal Menteri BUMN, Erick Thohir, yang memberikan target Direksi Pertamina yang baru diangkat agar melakukan IPO sub-holding Pertamina untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Ia mengingatkan agar Erick menyelesaikan masalah bukan memicu masalah baru. Mukhtasor lalu bicara pengalaman Kementerian BUMN yang gagal menggunakan instrumen IPO atau swastanisasi.

“Apakah Erick Thohir sudah lupa? Garuda sejak lama sudah IPO. Tapi toh skandal rekayasa laporan keuangan dan penyelundupan juga masih bisa terjadi. Janganlah justru swastanisasi dijadikan solusi buat BUMN Energi yang merupakan cabang produksi yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak. Itu tidak konstitusional,” kata Mukhtasor seperti dikutip dari aktual.com, Selasa (16/6).


Khawatir Ada Permainan Proyek, Erick Thohir Tolak Belanja Modal PLN Rp 100 T

“Maka kalau anak usaha Pertamina atau sub-holding atau apapun istilahnya akan dijual ke swasta, janganlah menggunakan lagi-lagi alasan transparansi dan akuntabilitas. Lantas apa alasan yang sebenarnya? Apakah misalnya karena grup pengusaha swasta atau para mafia sudah mengincar saham di anak usaha atau sub-holding Pertamina atau karena apa?” lanjut mantan Anggota Dewan Energi Nasional ini.

Menurutnya, langkah Kementerian BUMN untuk swastanisasi Pertamina sangat sistematis. Diawali dengan restrukturisasi, lalu membuat holding dan sub-holding kemudian menjual saham sub-holding ke swasta.

Mukhtasor kemudian menyinggung soal kampanye Presiden Joko Widodo yang akan membeli BUMN Indosat namun tidak terlaksana.

Tolak Keputusan Holding dan IPO Pertamina, Serikat Pekerja: Kami Tidak Akan Pernah Ikhlas

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×