logo


Formappi Khawatir Pilkada di Tengah Pandemi: Penyimpangan Jadi Leluasa

Pelaksanaan pilkada di tengah pandemi corona diperlukan kredibilitas lembaga yang tinggi

16 Juni 2020 08:30 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menyoroti penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar 9 Desember mendatang. Ia khawatir akan terjadi penyimpangan atau kecurangan saat proses pilkada di tengah pandemi corona. Menurutnya, pilkada di tengah pandemi corona dibutuhkan kredibilitas lembaga yang tinggi.

"Bisa jadi banyak penyimpangan, mengkapitalisasi jabatannya itu, bisa menjadi sangat terbuka ketika kemudian ketidakpastian ini jadi alasan banyak kekurangan kualitas penyelenggaraan yang akan terjadi. Perlu ditekankan sejak awal," kata Lucius dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Para Syndicate, Senin (15/6/2020).

Ia juga menyoroti draf Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang menurutnya hanya menyalin aturan protokol Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa KPU tidak serius dalam menyelenggarakan pilkada di tengah pandemi.


Mal Kembali Dibuka, Ahli Beri Peringatan: Bukan untuk Jalan-jalan!

"Aturan saja copas (copy paste) dari gugus dalam PKPU, karena penyelenggara sendiri tidak bisa membayangkan bagimana teknis pelaksanaan pilkada dengan kondisi pandemi," ujarnya.

Ancam Penyeleweng Dana Covid-19, Kapolri: Awas, Akan Saya 'Sikat'!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati