logo


Beri Dukungan ke Novel, Said Didu-Rocky Gerung Cetuskan 'New KPK'

KPK memiliki kepanjangan Kawanan Pencari Keadilan.

14 Juni 2020 20:10 WIB

Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN
Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rumah penyidik KPK Novel Baswedan baru saja kedatangan sejumlah tokoh. Novel mendapat dukungan dari mereka terkait tuntutan terhadap kedua pelaku penyiraman air keras yang dianggap terlalu ringan.

Para tokoh itu di antaranya Said Didu, Refly Harun, Bambang Widjojanto hingga Rocky Gerung. Pertemuan itu berlangsung tertutup.

"Ini Kawanan Pencari Keadilan, singkatannya KPK. Jadi 'New KPK', bukan new normal. Nah ini kita tahu ada Pak Rocky Gerung, Pak Adi Massardi, Pak Donki, Dokter Billy, Pak Iwan Sumule, singkat tadi kita mendengarkan,” kata Said Didu usai pertemuan di kediaman Novel, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, seperti dikutip dari detikcom, Minggu (14/6).


Komentari Kasus Novel Baswedan, Denny Siregar: Seadil Apa Dia Waktu Masih Jadi Penegak Hukum?

“Semua sehati, bahwa keadilan harus kita cari sehingga sepakat tadi, membentuk 'New KPK', Kawanan Pencari Keadilan,” lanjutnya.

Refly Harun menilai tuntutan 1 tahun terhadap dua penyerang Novel itu sama saja melecehkan dan menghina hukum. Menurutnya, peristiwa itu telah memenuhi empat unsur yakni niat, alat, akibat dan kenakan petugas.

"Kok cuman dituntut 1 tahun padahal rasanya niat ada, alat yang digunakan itu berbahaya, kemudian akibat yang ditimbulkan luar biasa kebutaan dan kemudian dilakukan petugas. Ini pasti ada kaitan dengan jabatan Mas Novel sebagai penyidik KPK. Nah 4 unsur itu sudah terpenuhi kenapa tuntutan hanya 1 tahun? Ini kan seperti menghina akal sehat publik," papar Refly.

Soal Kasus Novel, Tengku Zul: Kami Khawatir Suatu Saat Cuma Dihukum Karantina Mandiri Selama 14 hari Saja

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×