logo


RUU HIP Dinilai Menurunkan Derajat Pancasila, Din Syamsuddin: Berbahaya Bagi NKRI

Din Syamsuddin meminta Jokowi menghentikan pembahasan RUU HIP

14 Juni 2020 09:00 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menilai bahwa RUU Haluan Ideolgi Pancasila (HIP) telah menurunkan derjat pancasila. Ia berpendapat bahwa RUU HIP berbahaya karena bisa memecah belah bangsa Indonesia. Oleh karenya ia meminta Presiden Jokowi untuk menghentikan pembahasan RUU tersebut.

"Rancangan Undang-undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dinilai menurunkan derajat Pancasila untuk diatur dengan Undang-undang, memeras Pancasila ke dalam pikiran-pikiran yang menyimpang," kata Din melalui pesan tertulisnya seperti dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (13/6/2020).

"Pendekatan menurunkan derajat, menyempitkan arti, dan monopoli Pancasila adalah berbahaya bagi eksitensi NKRI yang berdasarkan Pancasila," sambungnya.


Novel ke Jokowi: Apakah Seperti Itu Penegakan Hukum yang Bapak Bangun atau Ini ada Rekayasa

Ia juga menilai DPR dan pemerintah tidak etis membahas sejumlah RUU di kala rakyat tengah menderita karena adanya wabah corona. Apalagi, menurutnya pembahasan dilakukan tanpa melibatkan aspirasi masyarakat.

"Praktik demikian merupakan hambatan terhadap pembangunan demokrasi Pancasila yang kita cita-citakan bersama," pungkasnya.

Mahfud MD Tolak Pembahasan RUU HIP Jika Memeras Pancasila

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati