logo


Pakar IT Peringatkan Banyak Gadget yang Tak Berfungsi Tahun Depan

Banyak rumah pintar dan gadget IoT akan rusak dalam 12 bulan ke depan, seperti smart TV, kulkas pintar, dan bahkan ponsel Android lama yang tidak bisa difungsikan pada tahun 2021 mendatang

13 Juni 2020 17:00 WIB

Ilustrasi Internet of Things
Ilustrasi Internet of Things istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Internet of Things (IoT) merupakan salah satu hal besar yang terjadi belakangan ini. Karena popularitasnya yang semakin meningkat, perusahaann-perusahaan teknologi saat ini tengah fokus untuk menciptakan ekosistem produk yang dapat saling berhubungan dan dikendalikan langsung dari smartphone. Namun, adanya Internet of Things bisa menjadi sebuah permasalahan baru di tahun depan .

Seorang peneliti dan konsultan keamanan, Scott Helme, telah memperingatkan tentang masalah yang akan datang, yang kemungkinan akan mengganggu sejumlah perangkat pada tahun depan.

Dilansir dari Gizmochina pada Sabtu (13/6), ia mengatakan kepada The Register bahwa banyak rumah pintar dan gadget IoT akan rusak dalam 12 bulan ke depan, seperti smart TV, kulkas pintar, dan bahkan ponsel Android lama yang mungkin kehilangan sebagian besar koneksi internetnya dalam satu atau dua tahun mendatang.


Muncul di Google Play Console, Berikut Bocoran Spesifikasi Realme X50t 5G

Alasan kegagalan potensial adalah bahwa sertifikat keamanan yang dibangun di banyak perangkat rumah pintar dan Internet of Things mulai kedaluwarsa.

Hal yang baik adalah bahwa sertifikat root ini dapat diperpanjang dengan pembaruan firmware. Sayangnya, tidak semua gadget ini mendapatkan segala bentuk pembaruan perangkat lunak.

Selain itu, tidak semua perangkat memiliki aplikasi pendamping. Sebagian besar produsen asal China tidak menawarkan segala bentuk dukungan perangkat lunak untuk gadget mereka. Jadi, suatu hari mungkin tiba ketika gadget mungkin berhenti bekerja.

Peneliti keamanan juga mengungkapkan bahwa beberapa Sertifikat Root CA akan kedaluwarsa dalam beberapa tahun mendatang. Sertifikat CA Root biasanya memiliki durasi lisensi hingga 20 tahun dan tentunya membutuhkan pembaruan untuk memperpanjang durasi tersebut.

Meski Dikeluarkan dari Proyek Pengembangan 5G, Huawei Tetap Dapat Bayaran Tinggi dari AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia