logo


Kiat Sukses Bertanam Anggrek Phaius Tankervilleae di Dataran Rendah

Di habitatnya, anggrek ini tumbuh di area terlindung dan lembab dengan kondisi tanah gembur atau banyak mengandung zat hara dan berhumus seperti lantai hutan, lereng gunung, tanah berawa atau padang rumput pada ketinggian 800 m sampai 1.800 m di atas perm

12 Juni 2020 13:47 WIB

Anggrek Phaius tankervilleae
Anggrek Phaius tankervilleae Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Phaius tankervilleae adalah jenis anggrek tanah yang tersebar sangat luas, mulai China Selatan,Taiwan, Hongkong, Jepang, India Utara, Assam, Bangladesh, Nepal, Srilangka, Burma, Bhutan, Kamboja, Laos, Myanmar, Viernam, Thailand, Malaysia, Philipina, Indonesia, Papua, Australia hingga Kepulauan Pacific.

Di Indonesia, anggrek tanah ini tersebar mulai daru Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi hingga papua.

Di habitatnya, anggrek ini tumbuh di area terlindung dan lembab dengan kondisi tanah gembur atau banyak mengandung zat hara dan berhumus seperti lantai hutan, lereng gunung, tanah berawa atau padang rumput pada ketinggian 800 m sampai 1.800 m di atas permukaan laut. Meski begitu, di dataran rendah anggrek ini masih dapat tumbuh dengan baik dan berbunga.


Cara Membudidayakan Jambu Air (1)

Phaius termasuk anggrek tanah yang gampang perawatannya. Kunci utama agar anggrek dapat bertahan hidup adalah perlakuan semasa adaptasi.

Media tanam harus yang berdrainase baik. Oleh karena itu, bila menggunakan media tanah harus dicampur dengan bahan-bahan yang mudah meloloskan air. Media yang digunakan bisa berupa campuran tanah, humus daun bambu, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1:1.

Pemilihan pot juga harus diperhatikan. Pot yang digunakan harus memiliki lubang pembuangan air yang baik.

Tanamlah anggrek tepat di tengah pot, tanaman ditanam dengan posisi tegak agar anakan baru keluar dengan teratur.Dapat pula digunakan ajir bila akar belum kuat.

Penanaman jangan terlalu dalam, cukup 1/3 bagian saja. Tindakan ini dilakukan agar bulb tidak membusuk. Selanjutnya tanaman diletakkan di tempat yang teduh.

Peletakan tanaman juga harus diperhatikan. Di daerah panas atau di dataran rendah (DTR) anggrek sebaiknya diletakkan pada area yang teduh. Boleh saja terkena sinar, namun hanya 2 – 3 jam saja. Kalau bisa hanya sinar matahari pagi saja.

Penyiraman untuk anggrek terrestrial seperti phaius perlu dilakukan dengan hati-hati khususnya untuk tanaman yang sedang berada dalam masa istirahat.

Cara yang aman adalah dengan memberikan kondisi basah namun bukan basah kuyup pada masa pertumbuhan, dan pemberian air minimal pada masa istirahat untuk mencegah kekeringan.

Pemupukan perlu dilakukan seminggu sekali agar tanaman anggrek tanah ini mendapatkan unsur hara yang lebih. Gunakan pupuk organik cair. Pupuk dilarutkan dalam air dengan konsentrasi 2 ml/liter, dan disiramkan ke tanah.

Nah, mudahkan bertanam anggrek tanah ini. Selamat mencoba sahabat jitu.

Cara Membudidayakan Jambu Air (2)

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
×
×