logo


Pandemi Corona, Begini Cara Mudah Ajukan Keringanan KPR

Debitur yang terdampak corona bisa mengajukan keringan pembayaran KPR ke pihak Bank

12 Juni 2020 12:30 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Virus corona telah memberi dampak yang signifikan di berbagai sektor, tak terkecuali sektor ekonomi. Kemampuan untuk membeli barang atau membayar cicilan pun menjadi turun. Hal ini juga dirasakan oleh debitur yang memiliki kredit pemilikan rumah (KPR). Namun tak perlu khawatir, bagi debitur yang memiliki KPR bisa mengajukan keringanan pembayaran kepada bank yang bersangkutan.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Pahala N Mansyuri mengatakan bahwa debitur bisa mengajukan keringan KPR berupa restrukturisasi. Debitur datang ke bank dengan membawa bukti bahwa pekerjaan atau usahanya terdampak wabah corona. Namun dengan catatan, bahwa debitur memiliki riwayat pembayaran yang lancar tanpa pernah menunggak.

"Debitur bisa membuktikan kepada kami bagaimana mereka terdampak, usahanya terpengaruh dan bisnisnya mengalami penurunan. Ini berlaku untuk milenial dan non milenial ya," kata Pahala dalam diskusi online, Kamis (11/6/2020).


Imbau Warga, Anies Baswedan: Jangan ke Rumah Ibadah Bila Tidak Sehat

Pahala menjelaskan bahwa pengajuan keringanan pembayaran KPR akan dianalisa oleh pihak bank. Apabila memenuhi syarakat maka debitur bisa melakukan penundaan pembayaran bunga maupun penjadwalan ulang pembayaran cicilan KPR.

"Misalnya seperti penundaan pokok, perpanjangan waktu pinjaman," ujar Pahala.

"Memang yang namanya restrukturisasi ini tidak berlaku langsung bagi semua orang. Harus dilihat apakah debitur kita membutuhkan atau tidak, apakah memang terpengaruh COVID atau tidak. Tentunya adalah debitur-debitur yang berkinerja baik sampai dengan bulan Februari yang lalu," pungkasnya.

 

Pilkada di Masa Covid-19, Mendagri Tito: Kepala Daerah akan Bekerja Keras

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati