logo


Pemerintah Gelontorkan Dana Rp 2,36 T untuk Pesantren, PBNU Kecewa: Itu Sedikit

PBNU sebut dana Rp 2,36 triliun tidak cukup untuk membantu semua pesantren di Indonesia

10 Juni 2020 16:31 WIB

Ilustrasi Santri di Gontor.
Ilustrasi Santri di Gontor. gontor.ac.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bahwa anggaran sebesar Rp 2,36 triliun untuk membantu pesantren di fase new normal telah disetujui oleh Menteri Keuangan. Dana tersebut rencananya akan disalurkan secara profesional ke 21 ribu pesantren dan 1,2 juta ustaz.

Sementara, Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdul Ghofarrozin merasa kecewa, menurutnya dana Rp 2,36 terlalu sedikit untuk membantu 21 ribu pesantren di Indonesia. Ia mengatakan bahwa dana tersebut tidak cukup untuk menunjang pesantren di masa new normal.

"Menurut kami itu jauh dari apa yang kita bayangkan dan usulkan. Lebih sedikit," kata Rozin seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (10/6/2020).


Ragu Pemerintah Kucurkan Dana Rp 2,3 T ke Pesantren, PA 212: Jangan-jangan Prank Lagi Ini?

Rozin merinci kebutuhan pesantren saat new normal seperti penyediaan ruang karantina, tes massal, perbaikan sanitasi dan kebutuhan internet bagi santri cukup besar. Sementara pada saat rapat dengan Kementerian Agama tidak disinggung secara detail terkait hal tersebut.

"Misalkan untuk mengaktifkan kembali pesantren ini, kan dibutuhkan bantuan adanya tes covid-19. Kalau enggak bisa swab, ya rapid test lah untuk semua pesantren, untuk semua santri dan guru yang sudah mau aktif," ujarnya.

Rozin mengatakan bahwa pihaknya telah melayangkan surat kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kembali besaran dana tersebut. Ia beharap pemerintah bisa memberikan dana yang sesuai dengan kebutuhan pesantren untuk menghadapi masa new normal.

Viral Penarikan Duit Dibatasi, Nasabah Bukopin Ngadu ke OJK

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati