logo


Tak Terima dengan Istilah Kadrun, Pelapor Ade Armando: Itu Sebutan Rasis

Ade Armando dipolisikan terkait unggahan aplikasi injil berbahasa Minangkabau

10 Juni 2020 12:30 WIB

Dosen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Ade Armando.
Dosen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Ade Armando. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando mengunggah tulisan terkait aplikasi Injil Berbahasa Minangkabau di media sosial Facebook. Pada postingan tersebut, Ade menyebut istilah 'kadrun' untuk menyebut orang Sumatera Barat.

"Lho ini maksudnya apa? Memang orang Minang nggak boleh belanjar Injil? Memang orang Minang nggak boleh beragama Kristen? Kok Sumatera Barat jadi provinsi terbelakang seperti ini sih? Dulu kayaknya banyak orang pinter dari Sumatera Barat. Kok sekarang jadi lebih kadrun dari kadrun," tulis Ade Armando di Facebook pribadinya menanggapi artikel Gubernur Sumbar Surati Menkominfo Minta Aplikasi Injil Berbahasa Minang di Hapus, Kamis (4/6/2020).

Menanggapi unggahan tersebut, Badan Koordinasi Kerapatan Adat Nagari (BAKOR KAN) Sumatera Barat merasa keberatan dengan istilah kadrun. BAKOR KAN pun melaporkan Ade Armando ke polisi terkait unggahan di media sosial yang menyertakan istilah kadrun tersebut.


Masyarakat Puas Kinerja Jokowi, Ade Armando ke Din Syamsuddin: Gimana Rencana Pemakzulan?

"Penggunan istilah 'kadrun' atau yang diterjemahkan dengan Kadal Gurun merupakan sebutan rasis dan perlawanan yang menuduh bahwa agama Islam adalah agama orang Arab yang tidak pantas hidup di Indonesia," demikian pernyataan BAKOR KAN yang dilansir detikcom, Rabu (10/6/2020).

BAKOR KAN menilai istilah kadrun sudah ada sejak lama. Istilah kadrun digunakan oleh orang Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk mengolok-olok umat Islam.

"Tapi itu adalah idiom lama bikinan orang-orang Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai penyebutan atau olok-olok mereka terhadap Rasulullah SAW dan umat Islam. Karena mereka orang-orang komunis itu tahu, Rasulullah nabinya umat Islam yang berasal dari Jazirah Arab yang banyak gurun pasirnya. Dan agama Islam diturunkan oleh Allah SWT pertama di tanah Arab, karena itu sebutan 'kadal gurun' mereka lontarkan sebagai olok-olok, selain mereka menghina Islam sebagai 'agama Arab," bunyi lanjutan pernyataan BAKOR KAN yang diwakili 21 orang kuasa hukum.

Dituding Cemarkan Nama Baik Muhammadiyah, Ade Armando Kena Somasi Lagi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati