logo


Menhub Ubah Ketentuan Transportasi di Tengah Pandemi Corona, Tidak Ada Batas Penumpang 50%

Menhub resmi menghapus ketentuan batas penumpang 50%

9 Juni 2020 12:40 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengubah ketentuan transportasi di tengah pandemi corona. Secara resmi, ia menghapus ketentuan batas penumpang 50% pada trasnportasi umum dan transportasi pribadi. Ketentuan tersebut telah ditandatangani Budi Karya pada Senin (8/6/2020).

Budi Karya Sumadi mengubah pasal 11 ayat a dan b pada Peraturan Menteri Perhubungan No 18 Tahun 2020. Sebelumnya, pasal tersebut menerangkan bahwa penumpang transportasi umum dan pribadi dibatasi hanya 50% dari kapasitas maksimal. Namun kini, ketentuan tersebut telah dihapus.

"Kendaraan bermotor umum berupa mobil penumpang dan bus dilakukan pembatasan jumlah penumpang dari jumlah kapasitas tempat duduk dan penerapan jaga jarak fisik," demikian bunyi pasal 11 ayat 1 yang baru yang dikutip Jitunews, Selasa (9/6/2020).


Era New Normal, 5 Bisnis ini Berpotensi Berkembang

Tak hanya itu, ketentuan batas penumpang di moda transportasi kereta api juga telah diubah. Awalnya, kereta api antar kota hanya boleh mengangkut penumpang maksimal 65 % dari kapasitas maksimum. Sementara kereta api perkotaan hanya boleh mengangkut 35% dan kereta api lokal hanya 50 persen dari kapasitas maksimal. Namun ketentuan tersebut juga sudah dihapus.

Budi Karya juga menambahkan pasal baru yaitu pasal 14a di Peraturan Menteri No 18 tahun 2020. Pasal tersebut menerangkan bahwa soal batas maksimal akan ditentukan langsung oleh Menteri Perhubungan.

"Pembatasan jumlah penumpang pada sarana transportasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 11, pasal 12, psal 13, dan pasal 14 ditetapkan oleh Menteri (Perhubungan)," demikian kutipan pasal 14a.

Ingin Bangun RS Covid-19 di Makassar, Pemerintah: Pasien Penyakit Kronis Lain Tetap Harus Dilayani

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×