logo


Bamsoet: Pemerintah Perlu Menindak Tegas Pelanggar PSBB

Menurutnya hal itu dikarenakan kasus positif Covid-19 sudah tersebar ke 34 provinsi dan 422 kabupaten/kota dengan penambahan kasus positif sebanyak 672 jiwa sehingga totalnya menjadi 31.186 jiwa.

8 Juni 2020 18:28 WIB

Petugas tengah melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat saat penerapan PSBB
Petugas tengah melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat saat penerapan PSBB rilis PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah untuk meminta kepada semua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dari pusat hingga daerah untuk tetap fokus pada penanganan Covid-19 dan memperketat PSBB.

Menurutnya hal itu dikarenakan kasus positif Covid-19 sudah tersebar ke 34 provinsi dan 422 kabupaten/kota dengan penambahan kasus positif sebanyak 672 jiwa sehingga totalnya menjadi 31.186 jiwa.

“Hal ini guna menekan angka penambahan kasus dan meluasnya penyebaran covid-19,” ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (8/6/2020).


Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Risma Ajukan Pelonggaran PSBB Surabaya ke Gubernur

Politisi Partai Golkar ini juga mendorong pemerintah untuk terus berupaya keras dalam menekan angka penyebaran virus Covid-19 di Indonesia dengan meningkatkan rapid test secara masif dan pelacakan history kontak warga yang dinyatakan positif serta diikuti isolasi yang ketat.

“Hal ini diharapkan dapat benar-benar menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia,” tuturnya.

Terakhir, Bamsoet mendorong pemerintah bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk terus berupaya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pergerakan orang, meningkatkan patroli di berbagai tempat perbelanjaan baik itu di pasar maupun di mal yang menjadi pusat kerumunan.

“Pemerintah dan aparat penegak hukum perlu menindak tegas pelanggar PSBB mengingat pusat perbelanjaan (mal) direncanakan akan mulai dibuka kembali pada 15 Juni mendatang,” tukasnya.

Soal Masa Transisi di Jakarta, Ini Kata Sandiaga

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar