logo


Ketum PBNU: Terpilihnya Donald Trump Sebagai Presiden Telah Menguak Borok Demokrasi Amerika

Menurutnya demokrasi Amerika sedang sekarat karena menghasilkan pemimpin yang konservatif.

6 Juni 2020 14:24 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump national Review

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj, menanggapi soal kerusuhan demonstrasi Georgo Floyd di Amerika Serikat (AS). Said menilai terpilihnya Presiden AS Donald Trump menguak borok demokrasi Amerika.

"Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika ke-45 telah menguak borok demokrasi Amerika yang selama ini tampil bak 'polisi' demokrasi dunia. Kampanye 'hitam' Trump di musim kampanye Pilpres AS yang rasis, yang menunjukkan sentimen negatif terhadap imigran kulit warna dan kaum muslim, telah menabung bara api yang meledak dalam kerusuhan rasial sekarang," kata Said dalam keterangannya, Sabtu (6/6).


Joe Biden ke Trump: Saya Pikir Anda Dapat Mengalahkan Kebencian

Menurutnya demokrasi Amerika sedang sekarat karena menghasilkan pemimpin yang konservatif.

"Demokrasi Amerika tengah sekarat karena menghasilkan pemimpin konservatif yang menyeret demokrasi ke titik antiklimaks dengan retorika-retorika politik liberal yang selama ini dimusuhinya," sebutnya.

Said mengatakan bahwa AS mengalami perubahan yang drastis dari masa Presiden Barack Obama ke Donald Trump.

Facebook, Twitter dan Instagram Kompak Hapus Postingan Trump Terkait George Floyd

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex