logo


Gubernur New York Minta Para Pendemo Kematian George Floyd Jalani Pemeriksaan Covid-19

Hal itu karena gelombang aksi protes yang terjadi beberapa hari belakangan ini tidak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19

5 Juni 2020 09:20 WIB

Gubernur New York Andrew Cuomo
Gubernur New York Andrew Cuomo Ist

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Gubernur New York, Andrew Cuomo, pada Kamis (4/6) menyebut bahwa adanya aksi demonstrasi atas kematian George Floyd yang terjadi selama beberapa hari terakhir ini berpotensi memicu peningkatan jumlah penularan virus Corona Covid-19. Oleh karena itu, ia meminta semua pengunjuk rasa untuk menjalani tes.

"Saya tidak cemas, saya hanya melihat angka-nya," ujar Cuomo.

"Banyak (demonstran) yang menggunakan masker penutup wajah, namun (mereka) tidak menerapkan aturan sosial distancing....jika anda ikut dalam aksi protes tersebut, mohon periksakan diri anda," imbuhnya dikutip dari Reuters pada Jumat (5/6).


China Peringatkan Inggris untuk Tak Interfensi Masalah Hong Kong

Tak hanya Cuomo, pemerintah Chicago juga mengaku khawatir terkait hal tersebut. Mereka bahkan meminta para demonstran untuk meng-karantina diri sendiri selama 14 hari.

Meski begitu, Cuomo mengaku sangat simpatik terhadap aksi protes tersebut. Ia menyebut oknum polisi Minneapolis yang terlibat dalam insiden tewasnya George Floyd sebagai 'pembunuh', dan sangat mengecam tindakan tersebut.

"Ini merupakan sebuah metafora atas rasisme dan ketidakadilan sistemik yang telah kita semua lihat," lanjutnya.

"Hal itu merupakan sebuah ketidakadilan yang seharusnya tidak akan terjadi lagi," tukasnya.

Cuomo menegaskan bahwa kekhawatiran mengenai adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 selama berlangsungnya aksi protes tersebut tidak akan menghambat tahap pembukaan ekonomi yang tengah disiapkan oleh pemerintah daerah setempat.

Polisi London 'Berlutut' di Depan Demonstran Aksi Protes Kematian George Floyd

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex