logo


Ganjil Genap di Masa Transisi PSBB Dinilai Belum Urgent, Golkar: Jangan Dulu Berlakukan!

Pemprov DKI diminta memikirkan matang-matang kebijakan selama masa transisi PSBB

5 Juni 2020 05:23 WIB

ilustrasi lalu lintas di Jakarta
ilustrasi lalu lintas di Jakarta okezone

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco mengusulkan agar kebijakan ganjil genap selama masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta ditiadakan. Menurutnya, kebijakan ganjil genap dalam mengatur lalu lintas dinilai belum terlalu mendesak.

"Kalau memang menurut Golkar, jangan dulu berlakukan ganjil genap sampai di yakini bahwa ganjil genap itu bisa tidak dapat menimbulkan efek penyebaran corona," kata Basri Baco kepada wartawam, Kamis (4/6/2020).

Menurutnya, Pemprov DKI lebih baik fokus terhadap penanganan corona. Pasalnya kebijakan ganjil genap membutuhkan pengawasan yang ketat agar tidak menimbulkan kemacetan.


MRT Jakarta Kembali Beroperasi Normal dalam PSBB Masa Transisi Fase Pertama

"Karena kan semua ini kita fokus bagaimana caranya corona tidak nambah. Nah ganjil genap belum terlalu urgent untuk dipikirkan, selama PSBB, kalau pengawasannya ketat kan nggak akan macet. Ini satu minggu PSBB dimana-mana macet udah mulai. Sebenarnya kayak slogan aja itu PSBB, diawal-awal aja kita ketat," ujarnya.

Basri mengatakan bahwa Pemprov DKI harus memikirkan matang-matang setiap kebijakan yang akan diambil. Jangan sampai kebijakan yang diambil justru menimbulkan masalah baru.

MRT Jakarta Kembali Normal Hari Ini, Berikut Kebijakan Barunya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×