logo


Iuran Tapera Berpotensi Jadi Dana Jumbo, Wakil Ketua MPR: Pemerintah Harus Jelaskan Mekanismenya

Menurut Syarief, program ini belum urgen dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

4 Juni 2020 20:22 WIB

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan mengkritik program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang baru saja dirilis oleh pemerintah.

Dalam program yang diterbitkan melalui Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2020 itu, pemerintah bakal memangkas gaji pegawai negeri maupun swasta sebesar 3% sebagai iuran Tapera di tengah kondisi ekonomi yang carut-marut akibat pandemi Covid-19.

Syarief meminta pemerintah untuk menerangkan mekanismenya. Sebab, iuran tersebut dapat berpotensi menghimpun dana dalam jumlah besar.


PP Tapera, Demokrat: Pemerintah Kehilangan Arah Tangani Perekonomian

"Iuran ini akan berlangsung dalam jangka waktu lama sehingga berpotensi menjadi dana jumbo. Pemerintah harus menjelaskan mekanismenya," kata Syarief dalam keterangan tertulis.

Lebih lanjut, dia mempertanyakan pekerja swasta yang terkena PHK di tengah pandemi dan juga pegawai yang sudah memiliki rumah. Tak hanya pegawai dan karyawan, pengusaha juga merasa dirugikan dengan pemotongan ini. Sebab, pengusaha harus menanggung 0,5% potongan gaji tiap pegawainya.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai program Tapera akan memberatkan pengusaha kecil dan menengah yang tengah memperjuangkan agar usaha tetap stabil di tengah pandemi.

Program ini disebut tak selaras dengan niat pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional. Oleh karena itu, Apindo dengan tegas menolak program ini.

Menurut Syarief, kebijakan Tapera belum diperlukan saat ini karena rakyat masih kesulitan hidup karena pandemi Covid-19. "Belum lagi gaji pegawai mendapatkan banyak potongan. Seperti potongan iuran BPJS yang dinaikan pemerintah mau tidak mau mengganggu keuangan pegawai.”

PKS: Dana Haji Hanya Untuk Kepentingan Jamaah, Bukan untuk Kepentingan Lain

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex