logo


Jemaah Haji Tak Diberangkatkan, PA 212 Ingatkan Pemerintah: Haram Dana itu Dipakai!

Novel menanggapi isu penggunaan dana haji untuk penguatan rupiah.

4 Juni 2020 19:41 WIB

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim
Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mewanti-wanti pemerintah agar tidak mempergunakan dana jemaah di luar keperluan penyelenggaraan ibadah haji. Sebab, menurutnya, perbuatan itu hukumnya haram.

"Dan adapun akad jemaah haji hanya dananya yang mereka setor adalah hanya untuk pergi haji, tidak untuk yang lain. Ini jelas menyalahi akad dan jelas haram dana itu dipakai dengan alasan apapun, karena mereka telah lunas dan sebagian besar sudah melaksanakan manasik haji dan juga dengan segala persiapan," kata Novel Bamukmin, dikutip dari Tagar pada Kamis (4/6).

Novel menyesalkan sikap Menag Fachrul Razi yang membatalkan keberangkatan umat Islam untuk menunaikan ibadah haji secara sepihak. Padahal masyarakat menengah ke bawah sudah menabung, berjibaku mengumpulkan tabungan dan menunggu anteran bertahun-tahun.


Ibadah Haji Resmi Dibatalkan, PPP: Dana Nasabah Tidak Boleh Diutak-atik, Kecuali...

Pada saat yang bersamaan, dia mengaku memperoleh informasi bahwa dana haji akan digelontorkan untuk kepentingan stabilitas keuangan negara atau penguatan rupiah.

"Saat mereka susah menabung dan lama menunggu sebagai daftar tunggu, bahkan tahun ini ditunda atau mundur tahun depan malah dananya dipakai sepihak," ujar dia.

Mantan kader PBB itu tak memungkiri jika dana para jemaah haji yang tidak jadi berangkat tahun ini cukup menggiurkan bagi pemerintah. Terlebih bila dihadapkan pada situasi ekonomi yang carut-marut akibat pandemi.

"Memang lumayan menggiurkan. Dana haji total yang terhimpun dalam penyelengaraan haji-haji yang sebelumnya sampai saat ini yang jemaah haji sudah setor per Mei, sampai daftar tunggu 10-15 tahun ke depan mencapai kurang lebih Rp 135 triliun. Jelas sangat dilirik oleh rezim ini sudah kehilangan akal," tukasnya.

Sebelumnya, pemerintah RI resmi mengumumkan untuk meniadakan keberangkatan jemaah haji untuk tahun 2020 dikarenakan masih ada pandemi Covid-19.

Ingatkan Pemerintah soal Penggunaan Dana Haji, Gus Miftah: Jangan Selonong Boy

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex